Putri Kusuma Wardani Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2025, Siap Hadapi Kisona

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:12 WIB
Mimik kekecewaan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani di babak 16 besar Denmark Open 2025, di Odense, 17 Oktober 2025. Langkahnya terhenti di babak kedua. (PBSI)
Mimik kekecewaan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani di babak 16 besar Denmark Open 2025, di Odense, 17 Oktober 2025. Langkahnya terhenti di babak kedua. (PBSI)

SportlinkNews - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani akan bertemu wakil Malaysia, Kisona Selvaduray asal Malaysia di babak 16 besar Hylo Open 2025.

Unggulan pertama ini melaju usai menundukkan wakil Denmark, Anna Siess Ryberg di babak awal.

Bertanding di Saarlandhalle, Jerman, Kamis, 30 Oktober dini hari, Putri menang dengan skor meyakinkan 21-18, 21-5. 

Baca Juga: Winger PSIM Yogya Pulih dari Cedera, Anton Fase Siap Turun Laga Melawan Persik Kediri

Menghadapi babak kedua, Putri memiliki peluang besar untuk bisa menembus babak perempat final, mengingat dalam dua pertemuan mereka di Taipei Open 2024 dan Thailand Master di tahun ini, peringkat tujuh dunia tersebut sukses petik kemenangan.

Putri mengaku bahwa di pertandingan pertama dirinya sempat tegang, terutama di gim pertama. Hal itu membuat dirinya banyak membuat kesalahan sendiri. 

"Saya agak sedikit tegang di pertandingan pertama ini. Lawan bermain sangat ulet dan tidak mudah melakukan kesalahan sendiri," ujarnya usai pertandingan.

Baca Juga: Teja Paku Alam Catat Clean Sheet Terbaik Super League Sepanjang Oktober 2025

"Di akhir gim pertama dan sepanjang gim kedua saya mencoba bermain lebih sabar dan lebih rapi," lanjutnya yang mengatakan harus lebih siap lagi di laga selanjutnya. 

Unggulan pertama

Rasa tegangnya tidak lain karena statusnya sebagai unggulan pertama. Hal itu sempat membuatnya tertekan. 

Namun, Putri bertekad menjadikan status tersebut sebagai motivasi untuk tampil maksimal. "Menjadi unggulan pertama di Hylo Open 2025 pastinya saya mau naik podium tertinggi. Tekanan ada, tapi saya mau jadikan itu sebagai motivasi," katanya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X