Meski Gagal Lolos, Jafar/Felisha Akhiri Fase Grup BWF World Tour 2025 dengan Kemenangan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 19 Desember 2025 | 22:43 WIB
Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akhirnya menutup gelaran BWF World Tour Finals 2025 dengan kemenangan, tundukkan ganda Malaysia, Goh Soon Huat-Shevon Lai. (PBSI)
Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akhirnya menutup gelaran BWF World Tour Finals 2025 dengan kemenangan, tundukkan ganda Malaysia, Goh Soon Huat-Shevon Lai. (PBSI)

SportlinkNews - Bukan hanya sektor tunggal putri yang menutup BWF World Tour Finals 2025 dengan kemenangan.

Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga berhasil meraih kemenangan perdana setelah sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun di fase grup.

Kendati sudah tidak menentukan lagi langkahnya menuju babak berikutnya, Jafar/Felisha tetap bermain ngotot untuk memenuhi tekad mengakhiri fase grup hasil bagus.

Baca Juga: Jelang AFCON 2025, Mohamed Salah Perkenalkan Sepatu Signature F50 Elite dari adidas

Bertanding di Hangzhou Olympic Sports Center Gymnasium, Jumat, 19 Desember 2025, mereka sukses menundukkan pasangan Malaysia, Goh Soon Huat-Shevon Lai Jemie dalam dua gim langsung 21-17, 21-17. 

Jafar menilai hasil yang diraih pada turnamen ini layak disyukuri, terlebih mereka berhasil menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan tanpa mengalami cedera pada debut perdananya di level kompetisi elite. 

Meski demikian, ia tidak menutup mata bahwa performa mereka belum sepenuhnya optimal dan masih diwarnai sejumlah kesalahan mendasar.

Baca Juga: Nassourdine Imavov Ungkap Rencana Duel Kontra Khamzat Chimaev, Jadwal Februari Diklaim Sudah Ada

Menurut Jafar, menghadapi lawan-lawan papan atas dunia menuntut stabilitas permainan yang jauh lebih tinggi.

Dalam beberapa pertandingan, mereka sebenarnya mampu menjaga tempo dan mengimbangi tekanan, namun sering kali kehilangan ketenangan saat memasuki poin-poin krusial.

Felisha pun menegaskan hal serupa. Ia menyebut momen kehilangan fokus menjadi celah yang dimanfaatkan lawan untuk menciptakan jarak angka. Evaluasi terhadap konsistensi dan ketahanan mental pun menjadi prioritas utama tim ke depan.

Baca Juga: Peter Cklamovski Bangga, Timnas U-22 Malaysia Obati Luka Harimau Malaya

"Ini jadi catatan kami untuk bekal di tahun depan. Harapannya tentu kami bisa tampil lebih matang dan kompetitif di tengah persaingan level tertinggi dunia," ujar Felisha. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X