Indonesia Kehabisan Wakil di Ganda Putra Swiss Open 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 13 Maret 2026 | 00:04 WIB
Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana  tidak mampu menjaga asa ganda putra Indonesia di Swiss Open 2026. Kandas di babak kedua, habis sudah wakil Indonesia di sektor ini.  (PBSI)
Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tidak mampu menjaga asa ganda putra Indonesia di Swiss Open 2026. Kandas di babak kedua, habis sudah wakil Indonesia di sektor ini. (PBSI)

SportlinkNews - Setali tiga uang dengan sektor ganda putri, Indonesia juga kehabisan wakil di nomor ganda putra pada Swiss Open 2026.

Pasangan terakhir di nomor ganda putra,  Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana juga tersingkir pada babak 16 besar, Kamis, 12 Maret 2026.

Unggulan ketiga tersebut harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai. Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Leo/Bagas kalah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 12-21, 23-21, 16-21.

Baca Juga: Masuk Usia Sedekade, Titan Run 2026 Kembali Hadir dengan Kategori Ikonik

Leo mengakui mereka banyak melakukan kesalahan sendiri sepanjang pertandingan. Selain itu, permainan berani dari lawan juga cukup merepotkan, terutama pada gim penentuan.

"Tadi banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan mainnya nekat dan di gim terakhir mereka beberapa kali servis flick ke saya yang menghasilkan poin terus," katanya.

Ia menambahkan, pada gim pertama pasangan Malaysia mampu menguasai permainan depan sehingga membuat mereka kesulitan mengembangkan pola permainan.

Baca Juga: HUT ke-74 NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari: Olahraga Harus Menjadi Cahaya di Ujung Kegelapan

"Gim pertama lawan memegang permainan depannya jadi kami bingung mau bermain apa. Di gim kedua kami mencoba lebih baik dan akhirnya bisa. Beruntung bisa ambil karena sudah unggul tapi mereka mengejar hingga adu setting," tukas Leo.

Sementara itu, Bagas menyebut pertemuan pertama dengan pasangan muda Malaysia tersebut membuat mereka sempat kesulitan beradaptasi di awal pertandingan.

"Ini pertemuan pertama kali kami dan tadi di awal cukup kagok karena Aaron Tai sangat rapat. Di dua gim berikutnya kami sudah mulai tahu permainannya dan sudah berusaha juga," ungkapnya.

Baca Juga: Menang dari Arema FC Jadi Modal Kuat Bali United FC Hadapi Persis Solo

Setelah menjuarai Thailand Masters 2026 di awal tahun ini, performa terbaik Leo/Bagas masih belum kembali lagi. Permainan mereka kerap turun naik, bukan hanya di turnamen level tinggi, tetapi juga Super 300 dan Super 500. 

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X