Putri KW Sedih Ditinggal Carolina Marin, Ambil Inspirasi dari Sang Idola

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 2 April 2026 | 23:14 WIB
Tunggal Putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (PBSI)
Tunggal Putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (PBSI)

SportlinkNews - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani mengungkapkan rasa sedihnya atas keputusan Carolina Marin yang resmi pensiun dari dunia bulutangkis.

Bagi Putri, Marin bukan hanya rival di lapangan, tetapi juga sosok inspiratif yang telah lama ia kagumi.

Putri mengaku memahami alasan di balik keputusan tersebut, mengingat Marin dalam beberapa tahun terakhir kerap dibekap cedera.

Baca Juga: Tim Dokter Bongkar Bahu Maverick Vinales untuk Mencabut Sekrup yang Longgar

"Ya, sangat disayangkan. Tapi dia memang sudah beberapa tahun terakhir sering cedera, jadi mungkin keputusan yang diambil adalah yang terbaik," tuturnya di Pelatnas PBSI, Jakarta, Rabu, 1 April lalu.

Meski tidak memiliki hubungan personal yang dekat, Putri menyebut Marin sebagai salah satu idolanya sejak lama. Karena itu, kabar pensiun tersebut sempat membuatnya merasa kehilangan.

"Saya tidak pernah ngobrol langsung dengan dia, tapi dia memang idola saya. Waktu tahu dia pensiun, saya agak sedih," katanya.

Baca Juga: Red Bull Bayar Harga Gelar 2025, Awal Musim 2026 Tertinggal

Namun, Putri tetap bersyukur pernah merasakan pengalaman berharga dengan menghadapi langsung Marin di lapangan. Momen tersebut menjadi salah satu kenangan penting dalam perjalanan kariernya.

"Tapi setidaknya saya sempat sekali bermain melawan dia."

Dalam pengalamannya tersebut, Putri melihat langsung karakter kuat yang dimiliki Marin, terutama dari sisi mental dan semangat juang.

Baca Juga: Max Verstappen Siap Ngebut di Kualifikasi Balap Ketahanan Nurburgring-Nordschleife 24H

"Sebelum bertanding, saya melihat dia dari luar seperti agak arogan di lapangan. Tapi saat benar-benar melawan, memang seperti itu. Namun, itu sudah jadi ciri khasnya," jelas Putri.

Ia menilai sikap tersebut justru menjadi bagian dari kekuatan Marin sebagai atlet kelas dunia. Fighting spirit tinggi yang dimiliki pemain asal Spanyol itu menjadi pelajaran berharga bagi dirinya. "Dari fighting spirit-nya, saya banyak belajar."

Lebih lanjut, Putri menyebut pengalaman melihat perjalanan karier Marin, termasuk saat menghadapi cedera, menjadi pengingat penting bagi dirinya sebagai atlet.

Baca Juga: Dapat Pujian Tinggi, Dony Tri Pamungkas Tetap Membumi

Menurutnya, kondisi tersebut bisa menjadi tekanan tersendiri, tetapi juga dapat diubah menjadi motivasi untuk terus berkembang.

Dengan pensiunnya Marin, Putri merasa dunia bulutangkis kehilangan salah satu sosok besar. Namun di sisi lain, warisan semangat juang yang ditinggalkan tetap menjadi inspirasi bagi generasi pemain berikutnya.

"Ini jadi motivasi buat saya untuk bisa terus berkembang dan memberikan yang terbaik di lapangan," pungkas Putri.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X