BAC 2026: Bangkit dari Tekanan, Jafar/Felisha dan Amri/Nita Lolos, Dua Pasangan Gugur

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 8 April 2026 | 00:58 WIB
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahwani/Nita Violina Marwah saat menghadapi babak pertama Kejuaraan Asia 2026 di Jakarta, Selasa, 8 April 2026.  (PBSI)
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahwani/Nita Violina Marwah saat menghadapi babak pertama Kejuaraan Asia 2026 di Jakarta, Selasa, 8 April 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Sektor ganda campuran Indonesia membuka langkah di Badminton Asia Championships 2026 dengan hasil beragam.

Dua pasangan sukses mengamankan tiket ke babak kedua, sementara satu lainnya harus terhenti lebih awal.

Pasangan unggulan ketujuh, Jafar Hidayatullah/Felisha Nathaniel Pasaribu, menunjukkan mental kuat saat membalikkan keadaan.

Baca Juga: Dikalahkan Bhayangkara FC, Dony Tri Pamungkas Fokus ke Pertandingan Selanjutnya

Sempat tertinggal di gim pertama, mereka bangkit dan menundukkan wakil Hong Kong dalam tiga gim 9-21, 21-15, 21-15 pada pertandingan yang berlangsung di Ningbo Olympics Stadium, China, Selasa, 7 April 2026.

Jafar mengakui sempat kehilangan ritme di tengah pertandingan, terutama saat unggul di gim kedua.

"Kami sempat kendur, temponya terlalu santai. Sudah unggul malah tersusul dan jadi panik sendiri. Saat mau mengembalikan tempo, justru jadi terburu-buru dan beberapa kali miskom," ujarnya.

Baca Juga: GT World Challenge Asia Kembali ke Sirkuit Mandalika, Bawa Efek Domino Bagi Industri Sport Indonesia

Meski demikian, ia bersyukur timnya mampu keluar dari tekanan dan menjaga kondisi tetap prima hingga akhir laga.

Felisha sendiri menilai kemenangan yang diraih belum sepenuhnya sempurna. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan tempo permainan lawan.

"Tempo kami kadang tidak berubah, tapi lawan yang mengubah permainan. Itu yang harus kami antisipasi lebih cepat," katanya.

Baca Juga: Perempat Final Memanas, Arsenal Tantang Benteng Kuat Sporting

Ia juga mengakui adanya tekanan untuk mengulang hasil positif tahun sebelumnya. "Tekanan pasti ada karena hasil kami cukup baik di sini tahun lalu. Tantangannya adalah bagaimana bisa mengulang atau bahkan lebih baik," tutup Felisha.

Sementara itu, pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan. Mereka menyingkirkan wakil Jepang melalui pertarungan ketat tiga gim 19-21, 21-16, 22-20.

Di sisi lain, langkah Adnan Maulana/Indah Cahaya Sari Jamil terhenti setelah kalah dua gim langsung dari pasangan Chinese Taipei. Adnan mengakui mereka kesulitan keluar dari tekanan sejak awal pertandingan.

Baca Juga: Jelang Lawan Manchester City, Skuad Chelsea Desak Klub Cabut Hukuman Enzo Fernandez

"Dari awal kami sudah tertekan dan tidak bisa keluar dari situ. Ke depan, start harus lebih siap dan pertahanan juga perlu ditingkatkan," ungkapnya.

Indah menambahkan bahwa serangan lawan menjadi faktor utama yang sulit diantisipasi sepanjang laga.

Sebaliknya, pasangan Adnan Maulana/Indah Cahaya Sari Jamil dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti harus angkat koper setelah langsung kandas di babak pertama.  

Baca Juga: Enam Kemenangan Beruntun, Bhayangkara FC Kini Bidik Posisi Empat Besar

Adnan/Indah kalah dari ganda Chinese Taipei Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dengan skor 16-21, 18-21.

Adnan mengungkapkan mereka kesulitan keluar dari tekanan sejak awal pertandingan, sementara Indah menyoroti solidnya serangan lawan.

Bobby/Melati pun masih harus mengakui permainan wakil Thailand, unggulan ketiga Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Mereka tunduk dalam skor 9-21, 14-21. 

Baca Juga: Mandalika Gelar GT World Challenge, Wamenpora Ingin Melihat Atlet Balap Indonesia Berprestasi

Ujian berat

Laga babak kedua akan menjadi ujian berat dua wakil Merah Putih tersisa.

Di jalur atas, pasangan Amri/Nita akan bertemu tantangan terberat yakni unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, kemudian di jalur bawah, ada Jafar/Felisha masih menunggu lawan. 

Di babak selanjutnya, Jafar/Felisha akan menghadapi pemenang antara ganda Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin dan ganda Korea, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong.

Baca Juga: Antonio Conte Buka Pintu Kembali Latih Italia

Bila langkah mereka mampu menembus perempat final, maka mereka akan mendapatkan hadangan terbesar yakni, pasangan Malaysia, unggulan keempat, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X