Menuju Semifinal Piala Uber 2026, Indonesia Wajib Maksimalkan Sektor Ganda

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 29 April 2026 | 22:43 WIB
Kapten Tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani siap memimpin tim jelang laga melawan Taipei untuk penentuan juara Grup C. (PBSI)
Kapten Tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani siap memimpin tim jelang laga melawan Taipei untuk penentuan juara Grup C. (PBSI)

SportlinkNews - Ujian sesungguhnya akan dihadapi Tim Uber Indonesia saat melakoni babak perempat final Piala Uber 2026.

Hasil undian menempatkan skuad Merah Putih menghadapi tuan rumah Denmark pada laga yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 30 April 2026, pukul 23.00 WIB.

Indonesia melangkah ke fase gugur dengan status juara Grup C. Jalur relatif mulus di fase grup dinilai menjadi salah satu keuntungan, terutama karena absennya Tai Tzu Ying yang membuat kekuatan Taiwan berkurang signifikan.

Baca Juga: Lima Pemain Absen, PSIM Tetap Bidik Kemenangan Lawan Persita

Situasi tersebut membantu Indonesia menghindari kekuatan utama seperti China, Korea Selatan, dan Jepang di awal fase gugur ini.

Namun, tantangan kini meningkat drastis. Denmark datang dengan komposisi pemain yang cukup solid, terutama di sektor tunggal lewat nama-nama seperti Line Christophersen, Mia Blichfeldt, dan Line Højmark Kjærsfeldt.

Sementara di sektor ganda, mereka mengandalkan duet Mette Werge/Amalie Cecilie Kudsk serta kombinasi baru Simona Pilgaard yang kini berpasangan dengan Anna Klausholm.

Baca Juga: Rotasi Pemain dan Minimnya Pilar Asing Jadi Alasan PSBS Dilumat Malut United

Pengamat bulutangkis, Daryadi, menilai peluang Indonesia tetap terbuka, namun dengan catatan penting pada strategi permainan.

"Sektor ganda harus menjadi andalan dan wajib menyumbang poin. Sementara di sektor tunggal, Indonesia perlu mencuri setidaknya satu kemenangan," ujarnya.

Ia melihat peluang tersebut bisa datang dari partai ketiga, misalnya melalui Ester Nurumi Tri Wardoyo yang diharapkan mampu tampil lepas di laga krusial. Ester dinilai lebih berpengalaman untuk diturunkan di partai penentu di kejuaraan beregu ini. 

Baca Juga: Atletico Madrid Vs Arsenal: Adu Cerdik Diego Simeone dan Mikel Arteta di Semifinal Liga Champions

Meski demikian, Daryadi menegaskan bahwa target realistis bagi Indonesia di turnamen ini adalah menembus semifinal.

Untuk berbicara lebih jauh hingga gelar juara, jarak kekuatan dengan tim-tim elite seperti China dan Korea Selatan masih cukup lebar.

"Ini bukan soal pesimis, tapi realistis melihat kekuatan yang ada saat ini. Dibutuhkan keajaiban jika ingin melangkah lebih jauh," tambahnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X