SportlinkNews - Drama lima partai menutup perjalanan fase grup tim putri Indonesia di Piala Uber 2026.
Dalam tensi tinggi yang berlangsung di Forum Horsens, skuad Merah Putih memastikan diri keluar sebagai juara Grup C setelah menundukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2, pada Selasa, 28 April 2026.
Laga ini bukan sekadar penentuan posisi puncak, tetapi juga ujian mental. Indonesia sempat membuka jalan lewat kemenangan Putri Kusuma Wardani yang tampil stabil mengatasi Chiu Pin-Chian dua gim langsung 21-17, 21-17.
Baca Juga: Kemenpora Buka Pendaftaran Pelatihan Tenaga Olahraga Nasional, Ini Caranya
Namun setelah itu, arah pertandingan berubah.
Pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal menjaga momentum usai tumbang 21-23, 13-21 dari Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu. Hasil ini membuat kedudukan kembali imbang 1-1.
Fadia mengakui dirinya dan Tiwi kehilangan ketenangan di momen krusial. "Kami terlalu buru-buru di akhir gim pertama, sementara mereka lebih yakin dan tahu memanfaatkan celah," tambahnya.
Baca Juga: Beckham Putra Akui Persib di Bawah Tekanan Tinggi
Amallia menambahkan, kesalahan sendiri di gim kedua membuat lawan semakin percaya diri.
Tekanan makin besar ketika Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi takluk dari Lin Hsiang Ti. Sempat tertinggal jauh, Dhinda bangkit dan memaksakan deuce panjang sebelum akhirnya menyerah 10-21, 29-30.
"Saya coba ubah tempo di gim kedua dan cukup berhasil, tapi di poin akhir kurang tahan," ujarnya menyayangkan.
Baca Juga: Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Janji Berikan Performa Terbaik
Tertinggal 1-2, Indonesia berada di ujung tanduk. Namun, harapan kembali menyala setelah duet Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil mencuri kemenangan di partai keempat.
Sempat tertekan di gim pembuka, mereka bangkit dan membalikkan keadaan dengan kemenangan 11-21, 22-20, 21-16 atas Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun.
Rachel mengungkapkan awal laga berjalan tidak ideal karena faktor ketegangan. "Banyak bola mati sendiri, kami lalu coba ambil inisiatif dan bermain lebih sabar di rally," imbuhnya.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Febi menambahkan, keberanian di poin-poin kritis menjadi kunci kebangkitan mereka. "Tegang sekali karena posisi tim tertinggal, tapi kami coba tetap fokus dan lebih yakin."
Skor imbang 2-2 membawa duel ke partai penentuan. Di momen inilah Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil sebagai pahlawan.
Sempat kehilangan gim pertama 15-21, Ester menunjukkan karakter kuat dengan merebut gim kedua 21-19 sebelum mendominasi gim ketiga.
Baca Juga: Hasil Super League: Persebaya Menang Telak di Derby Jawa Timur, Rivera Cetak Brace
Pertarungan di gim terakhir berlangsung ketat sejak awal, namun Ester perlahan mengambil kendali dan unggul 11-8 saat interval. Ketahanan fisik lawan yang mulai menurun dimanfaatkan dengan baik.
Hingga akhirnya, sebuah drop shot tipis di depan net tak mampu dikembalikan, memastikan kemenangan 21-12 sekaligus mengunci skor akhir 3-2 untuk Indonesia.
Hasil ini menempatkan Indonesia sebagai juara Grup C sekaligus membuka jalan lebih aman di fase gugur.
Baca Juga: FIFA Bakal Naikkan Uang Hadiah Piala Dunia 2026
Dengan status tersebut, Indonesia terhindar dari kekuatan utama seperti Cina, Korea, dan Jepang di perempat final.
Lawan berikutnya akan ditentukan melalui undian, pada Rabu, 29 April dengan kandidat dari posisi runner-up grup seperti Denmark, Malaysia, atau Thailand.
Artikel Terkait
Piala Uber 2024: Komang Ayu Emosional dan Bangga Indonesia Ke Final Setelah 16 Tahun Menunggu
Piala Uber 2024: Tim Putri Indonesia Ke Final, Ricky Soebagdja Akui Ada Ketegangan
Piala Uber 2024: Final Indonesia vs Cina, Saatnya Membalas Kekalahan 14 Tahun Silam
Indonesia Lolos Perempat Final, Hadapi Chinese Taipei Penentu Juara Grup C Piala Uber 2026
Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026