SportlinkNews - Ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana kurang beruntung di babak 16 besar Thailand Open.
Pasangan Fikri/Bagas dikalahkan pasangan veteran Korea Selatan, Kim Gi-jung/Kim Sa-rang, dalam permainan dua gim, Kamis (16/5).
Pertandingan yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, sebenarnya berlangsung sengit pada gim pembuka.
Baca Juga: Dua Atlet Putrinya Cedera, PBSI Lakukan Evaluasi dan Penanganan Serius
Sayangnya, Fikri/Bagas yang notabene runner-up Thailand Open tahun lalu itu tak berdaya kemudian. Keduanya tampak kurang sabar dalam mengatur permainan. Akahirnya kalah dengan skor 20-22, 13-21.
"Kami kalah sabar. Dengan karakter shuttlecock yang berat, serangan-serangan kami tidak berhasil. Selain itu pertahanan lawan juga sangat kuat. Kami akui kalah sabar dan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri," kata
Muhammad Shohibul Fikri.
Lebih lanjut dikatakan lawan saat diserang bisa bermain begitu tenang. Berbekal pengalaman, duo Kim tidak panik.
Baca Juga: Ganda Putra dan Putri KW Indonesia Terhenti di Thailand Open
"Sebaliknya mereka berusaha untuk menguras stamina kami dulu. Setelah itu balik serang yang sangat bagus dan gagal kami tahan," pungkasnya.
Sementara itu, Bagas Maulana mengakui lawannya memiliki pengalaman lebih mumpuni. Permainannya sangat matang dan sabar dalam permianan.
Sebagai informasi, duo Kim merupakan mantan pasangan nomor dua dunia dan menjadi lawan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final Asian Games 2014.
Baca Juga: Nike Janjikan Pebasket WNBA Ini Punya Sepatu Khas Sendiri
Walau kini menempati peringkat 106 dunia, kematangan mereka berbicara saat dapat tampil dengan lebih tenang.
"Hal yang bisa dipetik dari kekalahan ini adalah, kami harus bisa bermain sabar. Menghadapi pemain berpengalaman, kami tidak boleh terburu-buru," ujar Bagas.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Vs Irak, Tiket Termurah Rp250 Ribu
Begini Cara Beli Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Vs Irak dan Filipina
Sandy Walsh Ingin Timnas Indonesia Main di Piala Dunia, Skuad Garuda Harus Punya Tujuan Jelas
Ramai Como 1907 Dihujat Netizen Indonesia, Sempat Sebut Thom Haye Pemain Lapis 3
Tiket Timnas Indonesia Kelewat Mahal, Warganet Sindir PSSI Butuh Duit Banget