Tim Bulu Tangkis Indonesia Terbang ke Prancis, Tunggu 10 Hari Baru Masuk Paris

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 14 Juli 2024 | 06:40 WIB
Tim putra bulu tangkis Indonesia yang akan tanding di Olimpiade Paris 2024. (pbsi)
Tim putra bulu tangkis Indonesia yang akan tanding di Olimpiade Paris 2024. (pbsi)

SportlinkNews - Tim bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga pada pesta Olahraga terakbar Olimpiade Paris 2024 terbang ke Prancis, Sabtu (13/7) ini.

Tujuan awal adalah kota Chambly untuk pemusatan latihan selama kurang lebih 10 hari sebelum masuk ke perkampungan atlet di Paris pada 24 Juli.

Pertandingan bulu tangkis sendiri bakal berlangsung mulai 27 Juli hingga 5 Agustus.

Baca Juga: Pesan Jokowi untuk Kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024: Pulang Bawa Medali

Tim bulutangkis terbang dengan dua kloter melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kloter pertama menggunakan maskapai Emirates EK357 pukul 17.40 WIB, sedangkan kloter kedua menggunakan Qatar Airways QR957 pukul 18.30 WIB.

Keberangkatan Jonatan Christie cs. dilepas perwakilan NOC Indonesia Jadi Rajagukguk dan Richard Sam Bera, perwakilan CdM Paris 2024 Wisnu Wardhana dan Sekretaris Jenderal PP PBSI yang juga Ketua Tim Ad Hoc PBSI Untuk Olimpiade Paris 2024 M. Fadil Imran.

"Kepada atlet dan ofisial, saya berpesan, tolong jaga situasi yang kondusif untuk performa maksimal atlet-atlet kita. Jaga suasana gembira dalam perjuangan kita. Kita sudah mempersiapkan semuanya, sudah melakukan banyak inovasi, dan sekarang saatnya menjemput takdir kita di Olimpiade Paris 2024," pesan Fadil.

Baca Juga: 7 Jenis Doping dalam Olahraga yang Perlu Diketahui, Ada yang Sulit Dideteksi

"Semoga kita bertemu kembali di Bandara Soekarno-Hatta ini dengan kegembiraan dan kebanggaan, yang kita persembahkan kepada bangsa dan negara Indonesia," lanjutnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagdja menyampaikan kondisi baik seluruh anggota tim.

"Hari ini kami terbang ke Prancis berjumlah 49 orang. Sembilan atlet yang akan berlaga di Olimpiade, lima pelatih teknik, tiga pelatih fisik, tim pendukung seperti fisioterapis, masseur, dokter, psikolog, tim sparring hingga para mentor," ucap Ricky.

Baca Juga: Copa America 2024: Lionel Messi Sudah Tidak Sakti, Argentina Terancam Gagal di Final

"Tujuannya supaya anak-anak bisa lebih besar motivasinya, lebih percaya diri sehingga bisa mengeluarkan seluruh kemampuan di saatnya nanti," kata Ricly.

"Kondisi sampai saat ini semua alhamdulillah baik, semoga di sisa waktu ini mereka dapat menjaga performanya," tambahnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X