Dari Tim Sparring The Minions dan The Daddies, Fajri Belajar dari Olimpiade Tokyo

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 18 Juli 2024 | 22:25 WIB
Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berlatih keras untuk Olimpiade Paris 2024. (PBSI)
Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berlatih keras untuk Olimpiade Paris 2024. (PBSI)


SportlinkNews- Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadikan Olimpiade Tokyo 2020 sebagai pelajaran untuk menghadapi Olimpiade Paris 2024.

Saat itu, FajRi, julukan Fajar/Rian ikut sebagai tim sparring bagi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menjalani training camp di Kumamoto.

"Kami di Olimpiade Tokyo jadi tim sparring, waktu itu lihat persiapan The Minions dan The Daddies," kata Rian dalam keterangan yang diterima sportlinknews.com dari PBSI.

Baca Juga: Fadil Imran Resmi Maju sebagai Calon Ketum PBSI, Klaim Didukung 35 Pengprov

"Kami belajar dari sana jadi saat ini kami setidaknya sudah ada gambaran training camp seperti apa. Tidak jauh berbeda rasanya jadi sudah lebih tahu mengatur fokusnya apalagi ini kan sudah sebentar lagi (Olimpiade-nya)," terang Rian.

Fajar/Rian juga mengatakan selama empat hari berada di Chambly untuk training camp, kondisi mereka cukup baik.

"Kondisi alhamdulillah semua baik. Latihan berjalan lancar," kata Rian.

Baca Juga: Tunggal Putra Matangkan Strategi di Chambly Jelang Olimpiade Paris 2024

"Di sini kami tinggal menjaga performa dan jaga fokus. Menu latihan kurang lebih sama dengan di Jakarta tapi di sini kami hanya tinggal maintain saja, tinggal finishing-finishing saja," ucap Rian.

Sementara pelatih ganda putra Aryono menegaskan peranan penting sparring dan mentor dalam training camp kali ini.

Kedua elemen itu merupakan kunci latihan Fajar/Rian berjalan lancar dan sesuai akan kebutuhan.

Baca Juga: Sport Science dan Psikologi Olahraga Tentukan Sukses Bulutangkis Indonesia

"Para atlet latih tanding atau sparring dan mentor di ganda putra memegang peranan penting kelancaran latihan Fajar/Rian di training camp ini," ujar Aryono.

"Fikri, Bagas dan Daniel saya bawa untuk kebutuhan latihan Fajar/Rian. Fikri dengan permainan depan sedangkan Bagas dan Daniel kuat di bola belakang. Ini bagus untuk latihan bertahan. Di mentor ada Candra (Wijaya) dan Hendra (Setiawan), selain bisa berbagi pengalaman karena mereka adalah peraih medali emas Olimpiade, keduanya juga siap untuk turun ke lapangan memberi drilling atau latihan game," jelas Aryono.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X