Bidik Emas Olimpiade 2028, Fadil Imran Lakukan Transformasi Organisasi PBSI

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 27 November 2024 | 12:23 WIB
Ketum PBSI lakukan audiensi dengan Ketum KONI Pusat (KONI)
Ketum PBSI lakukan audiensi dengan Ketum KONI Pusat (KONI)

SportlinkNews - Bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang mendapatkan perhatian khusus lantaran memiliki catatan prestasi yang sangat baik, yaitu menjadi langganan medali di pesta Olimpiade.

Mengingat adanya target peringkat lima besar pada Olimpiade 2044, Ketum PP PBSI Komjen (Pol) Dr H Mohammad Fadil Imran menyampaikan ambisi berprestasi PBSI kepada Ketum KONI Pusat Marciano Norman.

“Besar harapan saya kepada Pak Fadil agar prestasi bulu tangkis Indonesia meningkat. Bulu tangkis ini selalu membuat Indonesia bangga karena atlet-atletnya,” kata Marciano Norman, Selasa (26/11).

Baca Juga: China Masters 2024: Jonatan Christie Tumbang, Anders Antonsen Kuasai Partai Final

Ketum KONI Pusat juga sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PBSI atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Terlebih PBSI fokus menjadikan PON sebagai ruang bagi atlet-atlet baru untuk berprestasi sehingga ke depan bisa menggantikan atlet elite bulu tangkis Indonesia.

Fadil yang didampingi Sekjen PBSI Ricky Subagja, menyampaikan PBSI tengah berupaya mengangkat prestasi bulu tangkis melalui Transformasi Organisasi.

Baca Juga: Megawati Jadi Andalan Red Sparks Vs AI Peppers, Pertandingan Bisa Disaksikan di TVRI Sport

Sebagai rujukan sejarah, bulu tangkis berjaya pada Olimpiade XXV 1992 di Barcelona dengan torehan 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Untuk bisa mencapai target tersebut, PP PBSI menggandeng konsultan Dayalima guna memberikan masukan strategis terkait struktur organisasi, tugas pokok organisasi, key performance indicator (KPI), dan asesmen.

Dalam memberikan masukan, Dayalima juga melakukan riset atau Sport Intelligence terhadap beberapa negara dengan prestasi bulu tangkis baik.

Baca Juga: Reuni Barcelona Berlanjut di Inter Miami dengan Penunjukan Mascherano sebagai Pelatih

Konsep yang di PP PBSI belum ada, disarankan untuk dibentuk. Tata kelola PP PBSI yang baik diyakini mampu produktif dalam melaksanakan program kerja dan menghasilkan prestasi yang lebih baik.

Terlebih potensi Indonesia sangat besar, dengan 80.303 jumlah atlet aktif bulu tangkis dan 4.346 klub di 38 pengurus provinsi (Pengprov).

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: KONI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X