SportlinkNews - Indonesia mengirimkan 3 wakilnya ke babak semifinal Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/1).
Ganda campuran Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati berhasil mengatasi ganda Malaysia Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin dalam pertandingan 3 gim. Rinov/Lisa unggul 21-23, 21-11, 21-19.
Kemenangan di perempat final ini juga diikuti oleh aksi Jonatan Christie yang mampu menaklukkan pebulu tangkis Jepang Kenta Nishimoto dalam pertandingan 3 gim.
Baca Juga: Trofi Piala Dunia Antarklub FIFA Mendarat di Riyadh Air Metropolitano
Jonatan Christie berhasil mengalahkan Kenta dengan skor 17-21, 21-13, 21-11.
Sementara ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berduel dengan ganda China Xie Hao Nan/Zeng Wei Han.
Fajar/Rian secara meyakinkan bisa menaklukkan ganda China tersebut dengan skor 21-16, 21-17.
Baca Juga: The Daddies Gantung Raket, Begini Pesan Ahsan/Hendra kepada Penerusnya
Sayangnya, pada ganda putri pasangan Ana/Tiwi gagal melangkah ke semifinal setelah ditumbangkan pasangan Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong lewat pertarungan rubber game 18-21, 21-13, 11-21.
Kemenangan juga gagal dipersembahkan Putri Kusuma Wardani yang harus tunduk di tangan pebulu tangkis China Taipei Wen Chi Hsu dengan skor 21-18, 17-21, 14-21.
Sementara itu pebulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung harus mundur sebelum bertanding melawan pebulu tangkis Korea Sim Yu Jin.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persib Lumpuhkan Arema FC, Del Pino Bikin Brace, Kastaneer Cetak Gol Perdana
Menurut keterangan sang pelatih Imam Tohari, Gregoria alias Jorji mengalami sakit saat bangun tidur. Jorji mengeluh lemas dan pusing.
Hingga siang hari menjelang bertanding Jorji mengaku masih sakit dan terpaksa mundur dari pertandingan.
Artikel Terkait
Ruben Amorim Dikritik Jamie Carragher Usai Sebut Manchester United sebagai Tim Terburuk Sepanjang Sejarah
Pelatih Alfredo Vera Ditarget Bawa Madura United FC Keluar dari Zona Degradasi
Renovasi Belum Kelar Tapi 60 Persen Kursi VIP di Spotify Camp Nou Telah Dipesan
Debut Manis Ole Gunnar Solskjaer di Besiktas, Fan Manchester United Kangen Permainan Menyerang