Komang Ayu Cahya Dewi Senang Bisa Kembali ke Final

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 23:39 WIB
Aksi tunggal putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi pada semifinal Thailand Masters 2025, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu, 2 Februari 2025. Ini merupakan final Super 300 perdananya.
Aksi tunggal putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi pada semifinal Thailand Masters 2025, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu, 2 Februari 2025. Ini merupakan final Super 300 perdananya.

SportlinkNews - Tunggal putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi senang akhirnya bisa kembali ke final setelah sekian lama. Komang melaju ke final Thailand Masters 2025 usai mengalahkan Thamonwan Nithiittikrai dari Thailand dengan skor 21-17, 7-21, 21-9 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu, 1 Februari 2025.

"Tentu rasanya senang bisa kembali ke final setelah sekian lama. Tapi, tugas belum selesai. Di final, saya berharap bisa tampil lepas dan habis-habisan. Saya tahu tidak mudah, tetapi saya mau beri semua yang saya bisa," tegasnya usai bertanding.

Di final nanti, Komang akan berhadapan dengan unggulan pertama asal Thailand, Pornpawee Chochuwong. Laga nanti akan jadi pertemuan kedua mereka. Pada pertemuan pertama di Hong Kong Open tahun lalu, Komang masih kalah cukup telak 13-21, 9-21. Final ini akan menjadi revans buat Komang bila berhasil menang.

Ini merupakan final Super 300 perdananya dan juga final World Tour pertama bagi sektor tunggal putri di tahun ini. Dengan menembus final, Komang sukses mencatatkan prestasi sebagai finalis BWF World Tour mengikuti para seniornya seperti Gregoria Mariska dan Putri Kusuma Wardana.

Sukses menoreh prestasi bagus di awal tahun, Komang mengatakan dirinya bersyukur karena kini dia sudah mulai bisa perlahan menghilangkan rasa takutnya. Hasil ini, menurutnya, akan jadi awal bagus untuk menatap 2025 ke depan.

"Dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya, saya mengakui di sini (Thailand Masters) sudah bisa menghilangkan rasa takut. Saya terlalu ingin memberikan yang terbaik, sampai-sampai jadi takut salah," ucapnya.

"Itu yang ternyata membuat permainan saya selama ini selalu terkendala. Kalau sekarang saya sudah bisa lebih lepas, lebih menikmati permainan," tambah tunggal peringkat 45 dunia itu.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X