Terlalu Banyak Mengeluh, Tunggal Putri Malaysia Letshanaa Dikritik Jelang Kejuaraan Beregu Asia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 4 Februari 2025 | 20:00 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Malaysia, Karupathevan Letshanaa, mendapat kritik karena dianggap terlalu banyak mengeluh. (X.COM/SYFANSR)
Pebulu tangkis tunggal putri Malaysia, Karupathevan Letshanaa, mendapat kritik karena dianggap terlalu banyak mengeluh. (X.COM/SYFANSR)

SportlinkNews - Pebulu tangkis tunggal putri Malaysia, Karupathevan Letshanaa, mendapat kritik karena dianggap terlalu banyak mengeluh saat menjalani latihan di pusat Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia di Bukit Kiara, Kuala Lumpur.

Atlet berusia 21 tahun ini menjadi harapan Malaysia di sektor tunggal putri dalam Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025.

Malaysia sendiri akan menghadapi Indonesia dan Hong Kong pada babak penyisihan turnamen tersebut.

Baca Juga: Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Naik 87 Peringkat di Ranking BWF, Masih Sulit Tembus Turnamen Eropa

Di sektor tunggal putri, Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih poin ketika berhadapan dengan Malaysia.

Hal ini karena Malaysia hanya menurunkan pemain yang kurang berpengalaman, dibandingkan dua wakil Indonesia, yakni Putri Kusuma Wardani dan Komang Ayu Cahya Dewi.

Komang baru saja mencapai final BWF World Tour pertamanya di ajang Thailand Masters 2025, yang menunjukkan peningkatan performanya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Klaim Dirinya Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah, Lebih Lengkap dari Messi

Malaysia sendiri menurunkan Karupathevan Letshanaa serta pemain muda berusia 18 tahun, Oo Shan Zi, dalam turnamen ini.

Direktur bulu tangkis Malaysia, Rexy Mainaky, menyoroti sikap Letshanaa saat latihan.

Ia menilai pemain peringkat 55 dunia itu terlalu sering mengeluh dan memberikan banyak alasan ketika menjalani sesi latihan.

Baca Juga: Singo Edan Tampil Apik, Putus Rangkaian Kekalahan di Putaran Kedua Liga 1 2024/2025

Meski begitu, Letshanaa sempat menunjukkan respons positif dengan tampil cukup baik di Indonesia Masters 2025, di mana ia berjuang keras hingga mencapai babak kedua kualifikasi.

Namun, performanya kembali menurun di turnamen berikutnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: NST.com.my

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X