SportlinkNews - Indonesia menjadi negara kedua yang sukses melengkapi gelar juara kejuaraan beregu Asia setelah Cina.
Tiga gelar juara di raih dari turnamen beregu putra, satu gelar dari beregu putri, dan di kemarin, skuat Merah Putih melengkapinya dengan gelar juara Asia di beregu campuran untuk pertama kalinya.
Indonesia meraih gelar juara beregu putra Badminton Asia Champioship pada 2016, 2018, dan 2020. Sementara tim putri meraih gelarnya pada 2022 lalu.
Baca Juga: Erick Thohir: Wasit Asing Buat Liga Lebih Kompetitif dan Bebas Kontroversi
Atas torehan tersebut, Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat mengatakan bahwa gelar juara beregu campuran Asia kemarin merupakan awal yang bagus untuk "mixed team event" kedepannya.
Hasil tersebut juga menjadi semangat untuk bulutangkis Indonesia lebih berprestasi lagi.
"Semoga hal baik ini bisa diteruskan di ajang yang lebih tinggi lagi levelnya, yakni di ajang Sudirman Cup 2025 pada April-Mei mendatang di Cina," tuturnya.
"Semangat terus, jangan cepat puas. Jadikan ini motivasi besar untuk tim bulutangkis Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Era Baru NBA Three-Point Star 2025, Tyler Herro Geser Damian Lillard sebagai Raja Tembakan Tiga Angka
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian saat penjemputan kedatangan Tim Bulutangkis Indonesia dari Badminton Asia Mixed Championship 2025 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 17 Februari 2025, mengatakan ada catatan positif yang bisa diteruskan kedepannya.
Yakni, memberikan kesempatan kepada pemain muda dan pemain pelatnas baru untuk lebih banyak tampil.
"Ini adalah lah catatan positifnya. Saya mengikuti bagaimana kami berdiskusi untuk menentukan komposisi terbaik untuk tim dengan tujuan meraih kemenangan," tuturnya.
Baca Juga: Timnas U-20 Indonesia Gagal ke Perempat Final Piala Asia U-20, Indra Sjafri Jadi Sasaran Kritik Netizen
Ke depan, para pemain ini secara individu dimintanya untuk lebih berkembang lagi. Apalagi ada banyak turnamen besar yang akan berlangsung.
"Di depan, kita akan menghadapi All England dan banyak turnamen besar lainnya. Saya harap, satu gelar ini tidak membuat para pemain cepat puas, tetapi sebaliknya selalu lapar akan gelar juara," imbuhnya.
Menurutnya, evaluasi tetap akan dilakukan. Nantinya hasil dari evaluasi akan dijabarkan dalam program latihan para atlet secara individu.
Artikel Terkait
Tim Bulutangkis Indonesia Juara Piala Suhandinata Disambut Meriah
BWF World Tour Finals 2024: Tim Bulutangkis Indonesia Jajal Arena Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium
Bulutangkis Indonesia Raih Gelar Perdana di Tahun Ini, Lanny/Fadia Juara di Thailand Masters 2025
Komunitas Bulutangkis Terus Menyala, Patungan Bayar Pelatih hingga Bikin Koperasi
Lawan Malaysia, Tim Bulutangkis Indonesia Rombak Komposisi Pemain di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025