bulutangkis

Kesalahan di Akhir Gim Kedua Jadi Titik Balik Kekalahan Jafar/Felish di Semifinal Badminton Asia Championships 2025

Sabtu, 12 April 2025 | 16:33 WIB
Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di laga semifinal BAC 2025, 12 April 2025 di Ningbo, Cina.

SportlinkNews - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus puas dengan membawa pulang medali perunggu dari ajang Badminton Asia Championships 2025.

Mereka finis di posisi 3/4 setelah kandas di babak semifinal.

Bermain di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Cina, Sabtu, 12 April 2025, mereka menyerah di tangan unggulan ketiga, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito.

Lewat permainan sengit tiga gim selama lebih dari satu jam, Jafar/Felish akhirnya menyerah 21-15, 21-23, 11-21.

Baca Juga: Simulator F1 Red Bull Racing dengan Livery Spesial GP Jepang 2025 akan Dilelang, Berminat?

Kesalahan di gim kedua lah yang menjadi titik balik kekalahan Jafar/Felisha di turnamen ini. Padahal permainan sudah berada di bawah kendali mereka.

Setelah dominasi di gim pertama dengan menang meyakinkan 21-15, di gim kedua mereka membuat kesalahan di poin-poin akhir yang pada akhirnya merubah akhir cerita.

Jafar bermain terburu-buru dan membuat bolanya menyangkut. Momentum mereka akhirnya buyar dan lawan mengambil kesempatan untuk bangkit.

"Saya terburu-buru mau mematikan di poin terakhir gim kedua itu. Ingin segera menyelesaikan pertandingan malah menyangkut," kata Jafar dikutip dari PBSI.

Baca Juga: MotoGP Qatar: Morbidelli Kuasai Sesi Practice, Duo Ducati Terpaut Tipis

Momentum yang hilang itu akhirnya mempengaruhi permainan mereka di gim penentuan. Permainan lawan sudah keburu naik, sebaliknya mereka jadi kehilangan kendali.

Jafar/Felisha kesulitan menjaga fokus dan ritme permainan, hingga akhirnya mereka kalah cukup telak di gim ketiga.

"Lawan bermain sangat tenang, sangat ulet. Memang kesalahan di saya karena tidak sabaran," ujar Jafar lagi.  

"Kecewa pasti, tapi kami tetap harus bersyukur bisa mencapai semifinal, sesuatu yang tidak mudah untuk sampai di titik ini. Ini tetap jadi hasil yang baik karena banyak pengalaman yang bisa kami ambil dari pertandingan sepanjang pekan ini," tambah Felisha.

Baca Juga: Piala Asia U17 2025: Statistik Indonesia vs Korea Utara, Siapa Lebih Unggul?

Felisha pun dengan bijak mengatakan bahwa proses menuju juara memang tidak selalu mulus.

Sehingga, menurutnya, setiap turnamen pasti selalu harus ada evaluasi, agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi di pertandingan lainnya.

Performa debutan Jafar/Felisha di turnamen yang setara dengan BWF World Tour 1000 ini cukup menjanjikan di tengah prestasi ganda campuran yang masih belum konsisten ini.

Indonesia masih menyisakan satu pasangan lagi yang akan berjuang di babak semifinal ganda putra. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana akan bertanding melawan wakil tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi.

Tags

Terkini