SportlinkNews - Tidak tampil dengan kekuatan terbaik, Indonesia tetap yakin bisa bersaing di Piala Sudirman 2025.
Kamis, 24 April 2025, 19 pemain tim bulutangkis Indonesia bertolak menuju turnamen beregu campuran paling bergengsi tersebut di Xiamen, Cina.
Tim berangkat dengan penerbangan langsung dengan maskapai Xiamen Airlines, nomor penerbangan MF868. Ini guna memangkas waktu, sehingga tim bisa menghemat tenaga.
Baca Juga: Secarik Kertas yang Menentukan Nasib Pembalap F1, Sering Dianggap Remeh Padahal Sangat Vital
"Tim terbang lebih dini agar bisa mendapatkan waktu pemulihan yang sedikit lebih lama setelah perjalanan cukup panjang. Karena dari diskusi dengan pelatih, idealnya ada dua hari persiapan di sana," kata Kabid Bipres PP PBSI, Eng Hian sesuai rilis PBSI.
"Para pemain berangkat dengan kondisi sehat dan tidak ada kendala apapun. Semoga kita selamat sampai di sana dan saya berharap anak-anak dan pelatih sudah siap berjuang," harapnya.
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang baru tampil perdana di turnamen ini mengaku senang dan tidak sabar untuk berlaga.
Baca Juga: Tyronne del Pino Tak Kejar Top Scorer, Fokus Bantu Persib Bandung Juara Liga 1
Mereka mengaku ingin memberikan yang terbaik.
"Senang akhirnya bisa terpilih masuk tim Piala Sudirman, "excited" karena ini akan menjadi pertama kalinya untuk kami. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik, menyumbang angka untuk membawa Indonesia terus melaju," ujar Amallia.
Mengingat di ganda putri hanya mengirimkan dua wakil, maka menurut Febriana, mereka ditekankan untuk kerja keras di setiap laga.
Beberapa latihan tambahan untuk pola sudah diberikan oleh Pelatih Ganda Putri PBSI, Karel Mainaky.
Baca Juga: Beckham Putra Lampaui Rekor Gol, Fokus Bawa Persib Bandung Juara Liga 1
Persaingan grup
Indonesia akan menempati Grup D bersama dengan Inggris, Denmark, dan India.
Melihat head to head dengan ketiga calon lawan skuat Merah Putih, Indonesia memiliki peluang besar untuk lolos di posisi top dua grup.
Ini melihat dari kekuatan komposisi pemain yang dibawa oleh tiga calon lawan Indonesia tersebut.
Hanya Denmark yang turun dengan kekuatan hampir terbaiknya, minus Viktor Axelsen saja.
Baca Juga: Tunjuk Justin Tatum sebagai Nahkoda Baru, Pelita Jaya Targetkan Persaingan Lebih Ketat di Asia
Sementara India, kehilangan dua ganda terbaiknya di sektor putra dan putri.
Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dan Gayatri Gopichand/Treesa Jolly mundur dengan alasan sakit dan cedera, namun Federasi Bulutangkis India juga tidak melakukan pergantian.
Mereka tetap berlaga dengan satu pasang ganda putra dan satu pasang ganda putri yang mayoritas diisi oleh pemain muda.
Sedangkan Inggris akan turun dengan dominasi kekuatan pemain muda.
Sama dengan Indonesia di sektor andalan mereka, ganda putra, Ingris juga kehilangan pasangan terbaik mereka, Ben Lane/Sean Verdy yang tidak masuk dalam skuat.