SportlinkNews - Ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menutup kemenangan Indonesia atas Inggris dengan sempurna di laga pertama Grup D Piala Sudirman 2025.
Laga ini jadi salah satu yang mendebarkan, setelah mereka berhasil comeback dramatis di gim ketiga.
Meski menang 21-15, 15-21, 21-19 atas Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen, tapi Pitha mengaku ini bukan permainan yang diinginkannya.
Pasalnya, Pitha lebih banyak tertekan dan sulit untuk keluar dari situasi tersebut terutama di gim kedua dan ketiga. Hal itu membuat dia justru banyak melakukan kesalahan sendiri.
Baca Juga: Lempar Es ke Wasit Berujung Ancaman Sanksi 12 Laga, Antonio Ruediger Sampaikan Penyesalan
"Ini bukan permainan yang saya inginkan, sulit keluar dari tekanan dan terlihat jelas di permainan saya tadi," ujar Pitha usai pertandingan dikutip dari PBSI.
"Tapi di akhir saya bisa lebih berani lagi karena ada Rinov, pelatih di belakang, dan tentunya dukungan dari tim. Saya sangat bersyukur."
Saat tertinggal 14-19 di gim ketiga, Pitha mengaku berusaha mengubah mindsetnya. Bahwa selama belum 21 poinnya, maka masih ada kesempatan.
"Saat tertinggal di poin kritis game ketiga, kami hanya fokus bagaimana terus menurunkan bola dan lebih "nothing to lose". Sembari mencoba untuk lepas dari tekanan mereka," tambah Rinov menjelaskan.
Baca Juga: Gagal di Copa del Rey, Jude Bellingham Bertekad Bawa Real Madrid Juara Liga Spanyol
Kemenangan mereka ini membuat Indonesia akhirnya finis sebagai satu-satunya tim yang mendapatkan poin sempurna di Grup D.
Denmark, yang merupakan rival terdekat Indonesia, harus kecolongan satu poin dari India di partai terakhir dari ganda campuran.
Indonesia pun sementara memimpin klasemen Grup D, sedangkan Denmark di tempat kedua.
Pertandingan Indonesia selanjutnya di penyisihan grup D akan berlangsung Selasa, 29 April 2025 menghadapi India.