SportlinkNews - Melaju ke babak semifinal Indonesia Open 2025, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani membuka peluang untuk menciptakan "all Indonesia finals".
Dengan catatan keduanya bisa mengatasi lawan-lawannya di empat Besar.
Bagi Sabar/Reza sendiri hasil edisi kali ini merupakan pencapaian "back to back" dari raihan tahun lalu.
Pada babak semifinal nanti, Sabtu, 7 Juni 2025, Sabar/Reza kembali akan bertemu dengan pemain Malaysia unggulan ketujuh, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Ini adalah partai ulangan Indonesia Open tahun lalu.
Baca Juga: Inter Milan dan Nike Luncurkan Seragam Kandang Baru untuk Musim 2025/26, Siap Pamer di Piala Dunia Antarklub FIFA
Saat itu, Sabar/Reza gagal melewati Man/Kai, tapi kali ini mereka menegaskan tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Kendati Reza bermain tidak dalam kondisi fit.
"Dari kemarin Reza memang kondisinya tidak 100 persen fit. Cenderung memaksakan untuk main, cuma karena kami punya tekad, jadi kami mau mencoba yang terbaik dulu," kata Sabar dalam jumpa pers selepas pertandingan, Kamis 6 Juni 2025..
Hal itu pun berlaku untuk laga semifinal nanti. Mereka menegaskan tidak berekspektasi apapun, hanya mencoba bermain yang terbaik saja.
"Banyak bantuan dari tim support, terutama dari medis. Itu sangat membantu untuk recovery Reza ini, jadi kami mau coba dulu saja, kalau misalnya dia (Reza) tidak kuat, baru kita retired," tambah Sabar.
Baca Juga: Kalah dari Timnas Indonesia, Media China Tiba-tiba Sebut Tim Vietnam, Pun Kiper yang Bikin Thailand Sesali
Sementara itu tak jauh berbeda dengan Sabar/Reza tantangannya, Fajar/Rian, di empat besar juga akan menghadapi salah satu musuh terkuatnya, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, unggulan lima dari Korea.
Dua kali sudah kedua pasangan ini bertemu, tetapi pertemuan itu sudah cukup lama yakni tujuh tahun lalu di Asian Games dan German Open 2018.
Kali ini Kim/Seo sudah menjadi salah satu ganda terkuat dunia. Bahkan secara rangking mereka hanya selisih satu peringkat di bawah Fajar/Rian yang kini menempati 5 besar BWF.