SportlinkNews - Pelatih bulu tangkis asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi atau akrab disapa Herry IP, menjadi sorotan dalam perkembangan pesat sektor ganda putra Malaysia.
Meskipun bersikap merendah, kontribusinya di balik kemajuan pemain-pemain Negeri Jiran semakin terasa, termasuk dalam gelaran Indonesia Open 2025.
Ganda putra Malaysia, khususnya pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, mencuri perhatian meskipun langkah mereka terhenti di babak awal turnamen BWF Super 1000 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta.
Baca Juga: Arab Saudi Harus Kalahkan Australia 5 Gol untuk Lolos Langsung ke Piala Dunia
Di balik kegagalan itu, performa sektor ganda putra Malaysia secara keseluruhan tetap menunjukkan peningkatan signifikan.
Pasangan Man Wei Chong/Kai Wun Tee berhasil melangkah hingga semifinal, menjadi bukti bahwa kekuatan ganda putra Malaysia kini mulai merata.
Nama Herry IP pun mencuat sebagai tokoh penting di balik peningkatan ini.
Baca Juga: Jelang Lawan Jepang, Prabowo Subianto Beri Jam Rolex untuk Pemain Timnas Indonesia
Bergabung dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) sejak awal 2025, Herry IP langsung menularkan pengalamannya dalam membentuk kekuatan baru.
Polesan tangan dingin Herry IP pertama kali terlihat dalam Kejuaraan Asia 2025 yang berlangsung di Ningbo, China, pada April lalu.
Kala itu, pasangan Chia/Soh sukses keluar sebagai juara.
Baca Juga: Tanpa Beban, Thom Haye Yakin Timnas Indonesia Bisa Kejutkan Jepang
Prestasi tersebut bukan hanya momen kebangkitan, tetapi juga menandai tren positif mereka di tiga turnamen World Tour berikutnya, di mana mereka dua kali menjadi juara dan sekali finalis.
Tidak hanya Chia/Soh, beberapa pasangan muda lainnya turut menunjukkan grafik performa yang menanjak.