bulutangkis

Adaptasi Skor 110 Berbuah Manis, Tim Junior Indonesia Taklukkan Rusia Jelang AJC 2025

Jumat, 11 Juli 2025 | 23:17 WIB
Tunggal putra utama Rusia, Sergei Sirant saat menjalani simulasi dengan pemain pratama Indonesia proyeksi AJC 2025 di Pelatnas PBSI. Sergei merupakan Olimpian yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. (PBSI)

Apalagi bagi mereka yang baru pertama kali bertanding dengan sistem skor baru ini. Sejauh ini, sistem skor 110 baru diterapkan dalam dua turnamen, BWF World Junior Mixed Team Championships 2024 dan Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024. 

"Ini kesempatan bagus untuk para atlet bisa merasakan atmosfer langsung dengan sistem poin AJC nanti. Semoga simulasi ini membuat mereka lebih siap lagi," ujar Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian, yang juga menjabat sebagai Manajer Tim.

Eng Hian menambahkan, meskipun hanya lima dari total 20 atlet yang sudah pernah mencicipi sistem skor 110 saat Kejuaraan Dunia Junior 2024, sejauh ini seluruh skuat, menurutnya, sudah mampu beradaptasi dengan cepat dan menunjukkan perkembangan positif.

Baca Juga: Dua Pemain Indonesia Masuk Daftar Favourite Future Star Asia Versi AFC

Salah satu pemain putri Indonesia yang akan menjadi andalan, Rinjani Kwinnara Nastine mengatakan bahwa simulasi ini membantu membangun atmosfer pertandingan sesungguhnya.

Apalagi melawan tim kuat seperti Rusia yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya.

"Simulasi tadi terasa seperti pertandingan sungguhan. Saya pribadi harus siap karena bermain di dua sektor, ganda putri dan ganda campuran, jadi harus cepat adaptasi apalagi dengan pasangan baru," ungkap Rinjani.

Baca Juga: Olahraga dan Sains Saling Memberikan Kontribusi yang Sama Besar

Menurutnya, bermain dengan sistem skor baru ini mudah-mudah sukar. Bila berkaca pada pengalamannya, ia selalu langsung menyerang dari awal dan kurangi kesalahan sendiri. 

Sementara itu, dari tim Rusia, tunggal putra utama mereka, Sergei Sirant yang pernah tampil di Olimpiade Tokyo 2020, menyambut baik kesempatan ini, meskipun diakui cuaca panas menjadi tantangan tersendiri.

"Simulasinya sangat bagus dan menyenangkan, kami belajar banyak. Sistem skor ini membuat permainan jadi lebih menantang dan setiap poin menjadi sangat berharga," ujar Sirant.

Baca Juga: adidas Resmi Luncurkan F50 ‘Radiant Blaze’, Sepatu Cepat Terinspirasi Messi

Seusai simulasi, Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran secara simbolis melepas tim junior yang akan berlaga di AJC 2025. Ia menekankan pentingnya mental juara sebagai modal utama di turnamen internasional.

"Jangan sia-siakan kesempatan. Tunjukkan bahwa kalian mampu dan kibarkan Merah-Putih di podium," tegasnya.

Tags

Terkini