Jika berhasil melaju, Alwi berpeluang besar bertemu Alex Lanier, rival seangkatannya yang menjadi juara bertahan tunggal putra Japan Open.
Baca Juga: Debutan Tercantik Wimbledon Carson Branstine Dicap Alien karena Memiliki Fitur Maskulin
Pertemuan ini akan menjadi ulangan dari final Kejuaraan Dunia Junior 2023, di mana Alwi keluar sebagai juara setelah mengalahkan Lanier.
Selain Alwi, perhatian juga tertuju pada Anthony Sinisuka Ginting yang baru saja pulih dari cedera.
Setelah absen panjang, Ginting kini menjalani latihan penuh selama tiga minggu dan dikabarkan siap bertanding.
Baca Juga: Air Jordan 5 Michael Jordan Kembali dengan Warna White Metallic Setelah 11 Tahun
"Dari segi latihan yang dijalani Ginting boleh dibilang normal, dan cederanya aman jadi saya putuskan untuk berangkat," ucap Indra Wijaya.
Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung kembali ke lapangan setelah rehat beberapa pekan akibat sakit.
Dengan status unggulan 8, Gregoria diharapkan bisa tampil maksimal meski persaingan di Japan Open sangat ketat.
Baca Juga: Barcelona Tegas, Coret Pemain Bintang dari Tugas Pramusim Saat Pintu Keluar Mendekat
Sektor ganda campuran Indonesia memang tak memiliki pasangan unggulan, namun pasangan muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi salah satu harapan.
Pasangan ini baru saja menjuarai Taipei Open 2025, dan bertekad melanjutkan performa apiknya di turnamen ini.
"Persiapannya cukup bagus, setelah Indonesia Open ada waktu satu bulan lebih jadi dimaksimalkan semua dari fisik, teknik dan evaluasi kekurangan dari turnamen sebelumnya," ujar Jafar.
Baca Juga: Final Piala Dunia Antarklub: Enrique Ungkap Kunci Sukses PSG
Felisha menambahkan, “Kami memfokuskan kesiapan di poin-poin kritis. Bagaimana mengatasi dan mengambil poin di saat seperti itu.”