bulutangkis

Tembus Final China Open, Fajar/Fikri Buka Asa Gelar Perdana Super 1000 untuk Indonesia

Sabtu, 26 Juli 2025 | 20:46 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar-Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di perempat final China Open 2025. Mereka sukses melaju ke babak semifinal, usai mengalahkan wakil Korea, 25 Juli 2025. (PBSI)

SportlinkNews - Indonesia kembali menembuskan wakilnya ke partai final turnamen BWF level Super 1000.

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menembus final China Open 2025, setelah mengalahkan unggulan kelima asal tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang, dalam laga semifinal yang digelar Sabtu, 26 Juli 2025, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou,China.

Fajar/Fikri tampil solid dan menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-17.

Baca Juga: Max Verstappen Raih Kemenangan Sprint Race Pertamanya di Grand Prix Belgia

Kemenangan ini mengakhiri puasa wakil Indonesia yang menembus final Super 1000 sejak penampilan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di Indonesia Open 2025 lalu, meski saat itu belum berhasil membawa pulang gelar.

Di partai puncak, Fajar/Fikri akan bertemu unggulan kedua dari Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang di babak sebelumnya mengandaskan perlawanan ganda India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dalam dua gim langsung 21-12, 21-17

Sementara itu, dari sektor ganda campuran, pasangan muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengubur harapan mereka untuk menyusul Fajar/Fikri ke partai puncak.

Baca Juga: Ezra Walian Kenakan Ban Kapten Persik Sepanjang Super League 2025/26

Mereka kalah dalam duel ketat melawan unggulan kedua asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, dengan skor 21-16, 15-21, 16-21.

Meski gagal ke final, Felisha tetap bersyukur atas pencapaian semifinal ini.

"Puji Tuhan bisa sampai di semifinal di ajang Super 1000 ini. Sebenarnya tidak mau kalah tapi ini hasilnya, kami harus terima. Setelah ini alihkan pikirannya ke turnamen berikutnya, pertandingan yang besar, Kejuaraan Dunia," ujarnya.

Felisha juga menekankan pentingnya mengevaluasi penampilan mereka sebagai modal untuk berkembang.

Baca Juga: Kelar Pemusatan Latihan Persib Jalani Uji Coba Internasional Melawan Western Sydney Wanderers FC

"Kami cukup senang dengan apa yang kami tampilkan di sini, kami bisa mengimbangi pasangan-pasangan top. Kami merasa level kami sudah tidak terlalu jauh dengan mereka, hanya kami perlu lebih konsisten lagi di lapangan. Secara pribadi, saya harus meningkatkan antisipasi dan power," tambahnya.

Senada, Jafar menyebut faktor non-teknis seperti kontrol emosi dan pengambilan keputusan di poin krusial menjadi pembelajaran berharga.

"Kami harus meningkatkan ketenangan, mengurangi mati-mati sendiri. Lawan juga banyak melakukan kesalahan, tapi kami lebih banyak. Saya harus bisa lebih mengontrol diri terutama ketika permainan tidak sesuai harapan," kata Jafar.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Harga Tiket Final ASEAN Cup U23 Indonesia vs Vietnam

Ia juga menyebut angin di arena pertandingan sebagai tantangan tersendiri. “Gim kedua dan setelah interval gim ketiga kami terlalu hati-hati karena faktor angin.

Sementara Wei Ya Xin punya permainan depan yang tajam, jadi bola-bola tanggung langsung ditekan balik,” terangnya.

Dengan hasil ini, Jafar/Felisha akan segera mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Dunia 2025 yang akan digelar pada 25–31 Agustus mendatang di Paris, Prancis.

Tags

Terkini