bulutangkis

PBSI Gerak Cepat, Harry Hartono Gantikan Marleve yang Mendadak Mundur

Senin, 4 Agustus 2025 | 17:48 WIB
Asisten Pelatih Tunggal Putra PBSI, Marleve Mainaky (kanan) memberikan arahan kepada Moh Zaki Ubaidillah di final kualifikasi Thailand Masters 2025 (pbsi)

SportlinkNews - Marleve Mainaky mendadak mundur dari pengurus PBSI. Harry Hartono langsung ditinjuk sebagai asisten pelatih tuggal putra di Pelatnas Cipayung.

Kabar pengunduran Marleve ini dipublikasi akun resmi media sosial PBSI pada Senin (4/8). Tidak disebutkan apa alasan utama mengapa Marleve memutuskan mundur dari pelatnas PBSI.

"Marleve Mainaky memutuskan untuk mengundurkan diri karena alasan pribadi. Posisinya akan digantikan oleh Coach Harry Hartono," kata Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian dalam rilis yang diterima sportlinkNews.com.

Baca Juga: Dominan di Macau Open 2025, Alwi Farhan Bawa Pulang Gelar BWF Super 300 Pertamanya

PBSI menghormati keputusan Marleve. PBSI pun bergerak cepat mencari penggantinya. Langkah ini menandakan betapa pentingnya menjaga stabilitas di sektor tunggal putra.

Masa jabatan Marleve sebagai asisten pelatih utama tergolong singkat. Baru tahun lalu bungsu dari klan Mainaky ini mendampingi Mulyo Handoyo.

Kemudian Mulyo Handoyo mundur dari pelatih kepala tunggal putra dan posisinya digantikan Indra Wijaya.

Baca Juga: Dua Ganda Indonesia Tersingkir di Semifinal Macau Open 2025, Harapan Tinggal di Tunggal dan Ganda Putra

Meski demikian, PBSI tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasinya selama berada di Pelatnas Cipayung.

“PBSI mengucapkan terima kasih atas peran dan dedikasi Marleve selama mengabdi dan mendoakan kesuksesan di depan,” lanjut pernyataan tersebut.

Sejauh ini sektor tunggal putra bisa berkembang dengan meningkatnya performa Alwi Farhan. Pada 2024 posisi pelatih tunggal putra utama sempat diisi Irwansyah dan Harry Hartono.

Marleve juga sudah cukup lama di PBSI. Pada 2013 misalnya, ia sudah menjadi asisten pelatih tunggal putra. Ketika itu pelatih kepala tunggal putra adalah Joko Supriyanto.

Baca Juga: Atalanta Menentang Versi Lookman Tentang Janji yang Diingkari, Pantang Dijual ke Inter

Dengan hengkangnya Marleve, PBSI harus mencari asisten baru. Pasalnya Indra Wijaya tak mungkin kerja sendiri untuk mengakselerasi tunggal putra dari fase transisi regenerasi.

Halaman:

Tags

Terkini