Pemilihan Harry sebagai pengganti Marleve tentu sudah diperhitungkan matang. Ia bukan sosok asing di Pelatnas Cipayung.
"Kami memilih Harry karena sudah mempunyai kompetensi sebagai pelatih tunggal putra dan juga mempunyai pengalaman menjadi asisten pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI, dimana pada saat itu Irwansyah yang menjadi kepala pelatihnya," ungkap Eng Hian.
Di samping itu para atlet tentunya juga sudah familiar dengan Coach Harry. Ia berharap kolaborasi Indra dan Harry bisa membuahkan prestasi yang membanggakan Indonesia.