Rotasi Pasangan Terus Berlanjut, Pelatih Ganda Putra Cari Komposisi Terbaik Jelang Olimpiade LA 2028SportlinkNews - Sektor ganda putra masih terus mencari komposisi terbaik jelang dibukanya penghitungan poin Olimpiade LA 2028 mulai tahun depan.
Bila Fajar Alfian dipartnerkan dengan M. Shohibul Fikri, kini giliran M. Rian Ardianto yang dicarikan partner baru.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sebelumnya sempat dipisah untuk penyegaran. Namun untuk memberikan kesempatan M. Shohibul Fikri tetap bertanding sembari menunggu pulihnya Daniel Marthin dari cedera lututnya, Fajar pun dipasangkan dengan Fikri.
Hasil prestasi ganda baru ini di dua turnamen terakhir Jepang dan China Open hasilnya cukup memuaskan karena sudah mampu mengalahkan Top 5.
Baca Juga: Inter Milan Gandeng Ultima Markets sebagai Mitra Regional Resmi di Asia
Sementara untuk Rian, Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, terus melakukan rotasi pasangan demi menemukan tandem yang paling ideal.
Setelah Rian sempat berpasangan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di kejuaraan China dan Korea, kini ia akan dicoba berpasangan dengan Rahmat Hidayat.
"Rian dan Rahmat dijadwalkan tampil di tiga turnamen Eropa secara beruntun pada Oktober mendatang, yakni di Denmark Open 2025, French Open 2025, dan Hylo Open 2025," kata pelatih yang akrab di sapa Anton ini.
Baca Juga: Catatan Apik Pekan Keempat Super League 2025/26 yang Hanya Menggelar Enam Pertandingan
"Dari situ akan kita lihat penampilan mereka, chemistry-nya bagaimana antara Rian/Yeremia dan Rian/Rahmat. Hasilnya akan kami pertimbangkan untuk ke depannya," tambahnya lagi.
Antonius menambahkan bahwa keputusan akhir mengenai pasangan tetap Rian akan ditentukan setelah melihat hasil dari seluruh turnamen sisa di tahun 2025, termasuk Kumamoto Masters dan Australia Open.
Sementara itu, Fajar/Rian yang mulai dibentuk menjadi pasangan permanen akan kembali diberikan tantangan oleh Antonius. Mereka kembali akan turun di China Masters 2025 (16-21 September) dan Korea Open 2025 (23-28 September) pada bulan ini.
Baca Juga: Ini Rencana Strategis Bojan Hodak Rekrut Eliano Reijnders Masuk Persib
Bila di Jepang dan China Open mereka tidak diberikan target karena masih percobaan. Maka di China Masters dan Korea Open nanti ada harapan lebih yang diberikan kepada Fajar/Fikri.
"Setelah hasil di Jepang dan China Open, pasti semua berharap lebih. Beban pasti ada, tapi tinggal bagaimana kita menyikapinya," tegas Fajar.
"Ada banyak hal yang harus diperbaiki, karena setelah dua turnamen kemarin, pola permainan kami pasti sudah mulai dipelajari lawan dari luar.
Perlu memperbaiki power, karena kami bukan tipikal bermain kencang, jadi kami harapannya bisa lebih tahan," tukas juara All England 2024 tersebut.