SportlinkNews - PBSI resmi memisahkan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto setelah Kejuaraan Dunia 2025.
Keputusan ini menandai babak baru dalam karier Muhammad Rian Ardianto yang kini diproyeksikan memiliki dua tandem berbeda.
Awalnya, perpisahan ini terjadi karena Rian memilih fokus pada keluarga pada Juni hingga Juli 2025.
Baca Juga: Rotasi Pasangan Terus Berlanjut, Pelatih Ganda Putra Cari Komposisi Terbaik Demi Olimpiade LA 2028
Kondisi tersebut membuat PBSI mencoba pasangan baru, yakni Fajar Alfian dengan Muhammad Shohibul Fikri.
Hasilnya mengejutkan, duet anyar tersebut berhasil merebut gelar juara di China Open 2025.
Melihat pencapaian tersebut, PBSI akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kerja sama Fajar/Fikri.
Baca Juga: Cedera Mulai Membaik, Zulkifli Siap Berkontribusi Lagi untuk Persib Bandung
Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto akan diproyeksikan dengan dua partner berbeda: Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat.
Hal ini disampaikan langsung oleh pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, yang menegaskan bahwa Rian akan menjalani masa uji coba dengan kedua partner tersebut.
“Rian/Rahmat akan dicoba di tiga turnamen Eropa, yakni Denmark Open (14–19 Oktober), French Open (21–26 Oktober), dan Hylo Open (28 Oktober–2 November)."
Baca Juga: Tinggalkan Pelatnas, Komang Ayu Cahya Dewi Jadi Pemain Independen
"Dari sana kita bisa menilai chemistry mereka."
"Begitu pula dengan Rian/Yeremia, hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan ke depan,” jelas Antonius, dikutip dari Djarum Badminton.