bulutangkis

Hong Kong Open 2025: Ciptakan "All Chinese Finals", China Amankan Gelar Tunggal Putri

Sabtu, 13 September 2025 | 17:24 WIB
Tunggal putri Kanada, Michelle Li berteriak saat sukses melaju ke semifinal Hong Kong Open 2025. Meski akhirnya gagal ke final, usai dikandaskan unggulan 1 asal China, Wang Zhi Yi, 13 September 2025. (bwfbadminton.com)

SportlinkNews - Cina menciptakan final ideal di sektor tunggal putri Hong Kong Open 2025. Dua unggulan teratas, Han Yue dan Wang Zhi Yi akan saling berhadapan di partai terakhir untuk memperebutkan gelar juara. 

Han Yue harus berjuang keras di babak semifinal yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Sabtu, 13 September 2025, sebelum memastikan tiket final. 

Menghadapi wakil Taiwan, Lin Hsiang Ti, unggulan kedua itu dipaksa bertanding hingga rubber game sebelum akhirnya menang 14-21, 21-19, 21-19 dalam waktu 73 menit. Kemenangan ini memperpanjang rekor pertemuan Han Yue atas Lin menjadi 3-1.

Baca Juga: Liga Putri Segera Digelar Lagi, Ferry Paulus Pastikan Bergulir 2026

Sementara itu, unggulan pertama Wang Zhi Yi tampil lebih solid saat menghadapi Michelle Li dari Kanada.

Meski sempat mendapat perlawanan ketat, Wang menutup laga dengan kemenangan straight game 21-16, 22-20 dalam waktu 55 menit, sekaligus memperlebar catatan head to head menjadi 3-1 atas Li.

Bagi Michelle Li, langkahnya ke semifinal tetap menjadi pencapaian penting, meski pada akhirnya gagal ke laga puncak.

Baca Juga: Performa Konsisten, Sandy Walsh Dipercaya Buriram United untuk ACL Elite

Pebulutangkis 33 tahun itu berhasil mematahkan kutukan perempat final Super 500 yang sudah menghantuinya selama empat tahun, usai menyingkirkan Beiwen Zhang di perempat final. 

Pencapaiannya itu sekaligus menandai penampilan semifinal Super 500 pertamanya sejak HYLO Open 2021.

"Ini beberapa tahun yang sulit karena cedera. Saya sangat bersyukur masih bisa berada di level ini, dan semifinal ini memberi saya semangat untuk terus berjuang," ungkap Li.

Baca Juga: Marc Marquez Akui Ancaman Pembalap Italia di MotoGP San Marino 2025

Di sisi lain, Lin Hsiang Ti juga mencatat prestasi tersendiri. Kemenangan atas Tomoka Miyazaki di perempat final menjadi penutup rekor buruk tiga kali kalah beruntun dari pemain Jepang tersebut. Sayangnya, langkahnya dihentikan Han Yue.

Dengan hasil ini, maka China telah memastikan satu gelar di tangan, usai menciptakan "All Chinese Finals" dari turnamen BWF World Tour 500 ini. 

Tags

Terkini