SportlinkNews - Persaingan di sektor ganda putra dipastikan bakal panas di ajang Denmark Open 2025.
Salah satu tumpuan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menegaskan bahwa mereka tak ingin hanya fokus pada satu pasangan lawan.
Pasangan juara China Open 2025 itu tengah mematangkan persiapan setelah dua pekan latihan intensif di Pelatnas.
Baca Juga: Strategi Jitu Charles Oliveira Taklukkan Mateusz Gamrot Lewat Cekikan di Ronde Kedua
Usai menembus semifinal China Masters dan final Korea Open, Fajar/Fikri bertekad memperbaiki detail permainan yang menjadi catatan utama mereka.
"Kami memaksimalkan waktu dengan melatih fokus, memperbaiki pola, dan menambah power. Kondisi kami cukup baik untuk turun di Denmark," ujar Fikri.
Fajar menambahkan bahwa adaptasi cuaca menjadi salah satu tantangan tersendiri menjelang laga di JYSKE Bank Arena, Odense.
Baca Juga: Dillon Danis Beberkan Kunci Mengalahkan Khamzat Chimaev di UFC
"Kalau dari sisi teknis tidak banyak berubah, hanya adaptasi dengan suhu yang mulai dingin," katanya.
Menyoal peluang bertemu pasangan tangguh Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, Fajar/Fikri memilih untuk tidak terbebani target pertemuan itu.
"Lawan kami bukan hanya Kim/Seo. Semua pemain di turnamen ini punya kualitas yang merata, jadi kami ingin fokus satu pertandingan demi satu pertandingan," tegas Fajar.
Baca Juga: Hasil Uji Coba: Dony Tri Selamatkan Timnas U-22 Indonesia dari Kekalahan Lawan India
Bagi Fajar/Fikri, Denmark Open kali ini menjadi turnamen kelima mereka secara beruntun. Keduanya berharap bisa menjaga konsistensi penampilan dan menutup tur Eropa dengan hasil lebih baik.
Harapan senada datang dari sang pelatih, Antonius Budi Ariantho. Ia menekankan pentingnya stabilitas performa anak asuhnya.
"Saya berharap Fajar/Fikri terus menunjukkan perkembangan positif. Minimal bisa konsisten sampai babak akhir, bahkan kalau bisa juara," ujar Anton.
Baca Juga: Tugas Berat Italia: Singkirkan Israel dari Jalan Menuju Piala Dunia 2026
Selain Fajar/Fikri, sektor ganda putra Indonesia juga diperkuat Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan pasangan baru Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat. Anton ingin melihat dua pasangan ini tampil lebih berani.
"Leo/Bagas harus kembali ke performa terbaik seperti saat juara Korea Open tahun lalu. Sedangkan Rian/Rahmat masih kami lihat dari sisi kekompakan dan pola main mereka di lapangan," jelasnya.
Tim Indonesia telah mulai berlatih di Practice Court sejak Senin, 13 Oktober 2025, waktu setempat, dan akan menjajal arena utama pada malam harinya.
Turnamen BWF Super 750 ini akan berlangsung pada 14-19 Oktober 2025 dengan total hadiah sebesar USD 950.000.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)