bulutangkis

Fajar/Fikri Siap Hadapi Tantangan Baru dari Hoki/Kobayashi di Final Denmark Open 2025

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 23:49 WIB
- Pasangan Jepang Takuro Hoki/Yoga Kobayashi akan menjadi calon lawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di laga final Denmark Open 2025, Odense, Minggu, 19 Oktober. (BWF)

SportlinkNews - Pasangan Jepang Takuro Hoki/Yoga Kobayashi akan menjadi calon lawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di laga final Denmark Open 2025. 

Hoki/Kobayashi yang kali ini non unggulan, sukses menyudai perlawanan ganda unggulan asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan kemenangan ketat tiga gim yang berakhir dengan skor 23-21, 18-21, 21-16.

Bagi Hoki/Kobayasi, ini adalah pertemuan pertamanya dengan Fajar/Fikri setelah mereka digabungkan menjadi partner.

Baca Juga: Carlos Yulo Sambut Kejuaraan Dunia di Jakarta sebagai Momentum Kebangkitan Gimnastik ASEAN

Sebelumnya Fajar/Fikri mengatakan mereka tidak memilih lawan di final, karena baik Hoki/Kobayashi maupun Rankireddy/Shetty sama-sama merupakan pasangan tangguh. 

"Kami belum pernah bertemu sebelumnya. Tapi kami akan berusaha tetap fokus, waspada, dan mempelajari permainan mereka," tutup Fikri.

Indonesia masih memiliki satu kesempatan lagi untuk meloloskan wakilnya ke final dari sektor tunggal putra.

Baca Juga: Dua Gol ke Gawang Timnas Indonesia Masuk Nominasi Gol Terbaik AFC

Di mana Jonatan Christie nanti akan menghadapi the rising star asal Prancis, Alex Lanier yang diunggulkan di tempat ketujuh di pertemuan pertama mereka. 

Sementara itu, Korea dan China telah memastikan membawa masing-masing satu gelar juara dengan menciptakan final sesama.

Korea mendominasi sektor ganda putri setelah mempertemukan Baek Ha Na/Lee So Hee dengan unggulan ketiga Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong. 

Baca Juga: Misi Pembuktian! Tim Senam Putra Indonesia Siap Tampil di Jakarta Gymnastics 2025

Baek/Lee melaju setelah mengalahkan ganda Jepang, Yuku Fukushima/Mayu Matsumoto dalam dua gim langsung 21-15, 21-19.

Sedangkan Kim/Kong dengan meyakinkan menyingkirkan peraih emas Olimpiade Paris 2024, Chen Qing Che/Jia Yi Fan dengan skor meyakinkan 21-18, 21-9.

Di sektor ganda campuran, giliran China yang berkuasa.

Baca Juga: Hasil Super League: Borneo FC Tumbangkan Persik Kediri, Assist Mariano Peralta Hasilkan Dua Gol

Mereka kembali menciptakan final ideal yang mempertemukan unggulan pertama, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dengan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping yang merupakan unggulan kedua. 

Jiang/Wei maju ke puncak usai menumbangkan wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei 21-17, 18-21, 21-18 di babak semifinal.

Sedangkan Feng/Huang menyingkirkan ganda Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito dengan kemenangan cukup telak 21-8, 21-11. 

Tags

Terkini