SportlinkNews - Perjalanan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di French Open 2025 memang hanya mencapai 16 Besar usai dikandaskan Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.
Namun, meski kalah, Felisha mengaku tetap puas dengan penampilannya meski harus menelan kekalahan dari pasangan Thailand itu.
Menurutnya, permainan kali ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pertemuan pertama mereka di Thailand Open, Mei lalu.
Baca Juga: Hari Jadi ke-74 DPP Perbasi: Era Baru, Energi Baru
"Walau kalah, tapi hari ini kami merasa bisa bermain lebih percaya diri. Pelan-pelan kami mau kembali ke performa yang sempat sangat baik beberapa bulan lalu," ujar Felisha usai pertandingan.
Ia mengakui, performa mereka di pertemuan sebelumnya jauh dari harapan. "Saat itu sangat jelek mainnya, secara poin jauh, secara permainan juga tidak keluar," tambahnya.
Meski belum mencapai hasil maksimal, Felisha menilai ada perkembangan positif.
Baca Juga: Comeback Mulus, Angelina Melnikova Raih Emas All-Round Kejuaraan Dunia Senam Artististik 2025
"Beberapa kali tadi kami sudah bisa menerapkan pola permainan yang kami inginkan, jadi bisa dapat poin beruntun. Sayangnya kami juga masih sering kehilangan poin beruntun, hal yang terus kami evaluasi dari dua-tiga turnamen sebelumnya," jelasnya.
Felisha juga memuji permainan lawan mereka dari sang lawan. Menurutnya Dechapol/Supussara ini bermain sangat safe, bola panjangnya bagus dengan power yang lumayan kuat.
"Tentu hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk kembali ke performa terbaik seperti sebelum-sebelumnya, di turnamen-turnamen berikutnya," tukas Felisha menambahkan.