Sepanjang musim 2025, Putri Kusuma Wardani tampil cukup konsisten.
Baca Juga: Persija Pulang Tanpa Poin Lawan Semen Padang, Emaxwell hingga Rizky Ridho Kritik Wasit
Dari 19 turnamen individual yang diikutinya, ia hanya lima kali tersingkir di dua babak awal.
Stabilitas performa tersebut juga ditunjukkan dengan keberhasilannya menembus dua partai final BWF World Tour, yakni di Hylo Open 2025 dan Australian Open 2025 yang sama-sama berlevel Super 500.
Meski belum berhasil meraih gelar dan harus puas sebagai runner-up, pencapaian itu tetap memperkuat posisinya di jajaran elite dunia.
Baca Juga: Tak Mau Terulang, Francesco Bagnaia Kerja Keras Hadapi MotoGP 2026 Bersama Ducati
Prestasi Putri semakin lengkap setelah ia meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2025, sebuah pencapaian bergengsi yang menegaskan statusnya sebagai tulang punggung tunggal putri Indonesia.
Dengan peringkat enam dunia, Putri kini menjadi tunggal putri terbaik Indonesia, melampaui Gregoria Mariska Tunjung yang saat ini berada di posisi ke-14 dan masih dalam tahap pemulihan pasca-vertigo.
Di sisi lain, dominasi An Se-young di puncak ranking dunia kian tak terbendung.
Berkat gelar juara BWF World Tour Finals 2025, An menambah 14.000 poin dan kini mengoleksi total 117.270 poin.
Ia menutup musim 2025 dengan raihan impresif berupa 11 gelar juara, termasuk dari turnamen elite seperti Malaysia Open, All England, dan Indonesia Open yang berstatus Super 1000.
Kenaikan ranking Putri Kusuma Wardani menjadi sinyal positif bagi bulu tangkis Indonesia, khususnya sektor tunggal putri, dalam menghadapi persaingan global pada musim mendatang.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)