SportlinkNews - Prestasi gemilang yang diraih tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, pada SEA Games 2025 Thailand lalu berbuah apresiasi istimewa.
Atlet yang akrab disapa Putri KW tersebut resmi menerima kenaikan pangkat satu tingkat di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia sebagai penghargaan atas kontribusinya menyumbangkan medali bagi Tanah Air.
Pada ajang SEA Games 2025, Putri KW sukses mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu untuk Indonesia dari nomor individu dan beregu.
Baca Juga: Typti, Olahraga Baru Gabungkan Tenis dan Pickleball
Simbolis pemberian kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) tersebut menurut Putri telah dilakukan pada 14 Januari lalu oleh Kapolri. Putri pun mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya.
Ia menilai kenaikan pangkat tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus berprestasi, tidak hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga mengharumkan institusi Polri di level internasional.
Saat ini, Putri KW menyandang pangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu). Ia menegaskan bahwa statusnya sebagai atlet sekaligus anggota Polri justru menjadi pemicu untuk tampil lebih bertanggung jawab dalam setiap turnamen yang diikuti.
Baca Juga: Paruh Musim EPA Super League 2025/26: I.League Catat Progres, Siapkan Perbaikan Putaran Kedua
Putri juga berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan tunggal putri Indonesia lainnya, khususnya para atlet yang masih berlatih di Pelatnas Cipayung.
Pada Rabu, 21 Januari ini, Putri sukses menapaki babak kedua Indonesia Masters 2026 setelah memetik kemenangan dua gim langsung atas wakil Chinese Taipei Sung Shuo Yun, dengan skor 21-15, 21-15 di Istora Senayan.
"Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan penampilan hari ini. Saya bisa mengeluarkan semua kemampuan saya," katanya usai pertandingan di Istora Senayan..
"Di Australian Open 2025, saya bertemu dengan Sung, menurut saya hari ini dia bermain sangat safe, sebaliknya saya masih sering buat kesalahan," ungkap Putri lagi.
Pada babak kedua, Putri akan kembali berhadapan dengan wakil Taipei lainnya, Huang Yu-Hsun. Putri pun berharap pencapaiannya kali ini bisa lebih baik dari turnamen sebelumnya.
"Sejauh ini saya sangat termotivasi. Setelah tiga kali finis sebagai runner-up, saya berharap di sini, di Istora, bisa meraih gelar Super 500 pertama," ucapnya.
Baca Juga: AMFC Tunjuk KSMI Jadi Penyelenggara Resmi Piala Asia Mini Football Championship 2026
Peluang Putri untuk meraih gelar juara memang cukup terbuka mengingat banyak pemain papan atas yang tidak ikut serta.
Meski demikian, ia mengaku tidak ingin jemawa karena persaingan di turnamen level Super 500 ke atas sangat merata, khususnya di jajaran 10 besar.
"Persaingan di sektor tunggal putri saat ini cukup ketat. Para pemain senior tampil sangat konsisten, sementara pemain junior juga menunjukkan performa yang baik dan tidak ingin kalah bersaing dengan mereka yang berada di atasnya."