bulutangkis

Indonesia Kembalikan Hak Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026 ke BWF

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:10 WIB
Ketua PP PBSI Fadil Imran didampingi Kabid Binpres Eng Hian serta pengurus dan pelatih Pelatnas Cipayung mengecek kesiapan venue Indonesia Masters 2026, di Istora yang akan digelar 20-26 Januari 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memastikan Indonesia tidak lagi menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026.

Hak penyelenggaraan yang sebelumnya dialokasikan di Kota Solo, Jawa Tengah, telah dikembalikan kepada Badminton World Federation (BWF).

Keputusan tersebut diambil setelah PBSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek kesiapan penyelenggaraan. 

Baca Juga: Duet Tondi Raja Syailendra dan Harry Prayogo Merapat ke Tangerang Hawks Siap Bersaing di IBL 2026

Hasil pembahasan internal menyimpulkan bahwa terdapat kondisi tertentu yang membuat Indonesia tidak memungkinkan untuk melanjutkan peran sebagai tuan rumah kejuaraan dunia junior tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menjelaskan bahwa pengembalian hak tuan rumah merupakan langkah yang diambil dengan penuh pertimbangan dan rasa tanggung jawab.

"Setelah melalui kajian yang mendalam dan diskusi internal yang komprehensif, PBSI memutuskan untuk mengembalikan hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026," kata Bambang.

Baca Juga: Pelatih Manchester City Akui Arsenal Tim Terbaik di Dunia

"Ini merupakan keputusan sulit, namun kami menilai langkah ini perlu diambil demi menjaga kualitas dan kelancaran penyelenggaraan kejuaraan," ungkapnya.

PBSI menyadari bahwa Kejuaraan Dunia Junior BWF memiliki posisi strategis dalam pembinaan atlet muda serta menjadi panggung penting bagi regenerasi bulutangkis dunia. 

Karena itu, keputusan ini diambil dengan penuh kehati-hatian, sejalan dengan komitmen Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama bulutangkis internasional.

Baca Juga: Akhir Penantian, Jakarta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026

Bambang menegaskan bahwa meski tidak lagi menjadi tuan rumah, PBSI tetap menjaga hubungan yang erat dengan BWF.

Menurutnya, kerja sama dengan federasi dunia tersebut tetap menjadi prioritas utama dalam mendukung pengembangan bulutangkis global.

"PBSI tetap berkomitmen untuk mendukung seluruh agenda dan program BWF. Hubungan baik yang telah terbangun selama ini menjadi dasar penting bagi kami untuk terus berkontribusi di berbagai ajang internasional ke depan," katanya.

Baca Juga: James Garner Dikunci Everton dengan Kontrak Jangka Panjang, David Moyes: Dia Gelandang Penting dengan Kemampuan Serba Guna

PBSI menyampaikan permohonan maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat keputusan ini.

PBSI berharap sinergi dan kolaborasi dengan BWF dapat terus terjalin dan semakin kuat pada masa mendatang, seiring dengan upaya bersama memajukan bulutangkis dunia.

Tags

Terkini