bulutangkis

Alwi Farhan Harapan Terakhir Tunggal Putra Indonesia di All England 2026

Kamis, 5 Maret 2026 | 23:31 WIB
Pemain muda, Alwi Farhan jadi harapan terakhir tunggal putra Indonesia di All England 2026, setelah hasil kurang baik tengah hasil kurang baik yang dialami rekan setimnya, Jonatan Christie. (PBSI)

SportlinkNews - Harapan sektor tunggal putra Indonesia di All England Open 2026 justru bersinar dari pemain muda.

Alwi Farhan tampil impresif dengan menyingkirkan unggulan ketujuh asal Taiwan, Chou Tien-chen, untuk mengamankan tiket ke perempat final.

Bertanding di Utilita Arena Birmingham, Kamis, 5 Maret 2026, Alwi menunjukkan permainan solid sejak awal laga. Ia mampu mengendalikan tempo dan menutup gim pertama dengan skor meyakinkan 21-13.

Baca Juga: Arsenal Menjauh, Guardiola Tetap Yakin Manchester City Masih Bisa Kejar Gelar

Pada gim kedua, perlawanan Chou sempat meningkat, namun Alwi tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya menang 21-19.

Kemenangan tersebut menjadi bukti perkembangan pesat Alwi pada debutnya di turnamen BWF Super 1000 ini. Selain menunjukkan kualitas teknik, ia juga tampil tenang saat menghadapi pemain yang jauh lebih berpengalaman.

Usai pertandingan, Alwi mengaku bersyukur bisa melewati laga berat tersebut. Ia menilai kemenangan ini tidak lepas dari upayanya mengatasi keraguan dalam diri sendiri.

Baca Juga: Arsenal Menang Tipis, Arteta Tanggapi Kritik Pedas Pelatih Brighton

"Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik. Saya ada di sini bukan hanya karena diri saya sendiri, tapi karena Tuhan," tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa duel melawan Chou tidak jauh berbeda dengan pertemuan sebelumnya di turnamen lain.

Namun kali ini ia berusaha lebih fokus mengendalikan emosi serta menghilangkan rasa ragu yang sempat mengganggu penampilannya.

Baca Juga: Komite Disiplin La Liga Skorsing Tiga Pemain Real Madrid

Menurut Alwi, Chou merupakan pemain dengan karakter permainan yang unik. Ketika suasana pertandingan semakin ramai dan mendapat banyak perhatian, performanya justru bisa semakin meningkat.

Karena itu, Alwi memilih menjaga tempo pertandingan agar tidak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang.

"Saya mencoba lebih menenangkan situasi dan tidak membuat pertandingan terlalu panas. Intinya tetap fokus dengan permainan sendiri," ungkapnya.

Baca Juga: Xavi Hernandez Menolak Kesempatan untuk Melatih Timnas di Piala Dunia 2026

Pada babak perempat final, Alwi akan menghadapi wakil Thailand, unggulan kedua, Kunlavut Vitidsarn. Ia menyadari laga berikutnya tidak akan mudah, namun dirinya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin.

"Sekarang saya ingin reset dulu pikiran. Besok fokus lagi dan memberikan yang terbaik," tambahnya.

Keberhasilan Alwi melangkah ke delapan besar menjadi angin segar bagi Indonesia di tengah hasil kurang baik yang dialami rekan setimnya, Jonatan Christie.

Baca Juga: Tiket Play-off Piala Dunia 2026 di Meksiko Dijual Murah Ratusan Ribu

Unggulan keempat tersebut harus mengakhiri langkahnya lebih awal setelah kalah dari wakil Taiwan, Lin Chun-yi, dua gim langsung 19-21, 12-21.

Tags

Terkini