bulutangkis

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Targetkan Jadi Momentum Kebangkitan Menuju Olimpiade

Minggu, 17 Mei 2026 | 19:16 WIB
Pasangan ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (PBSI)

SportlinkNews - Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sukses menjadi juara Thailand Open 2026. Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi stimulus positif sekaligus momentum kebangkitan bagi seluruh skuad Merah Putih dalam menyongsong Olimpiade yang kian dekat.

Gelar juara tersebut dikunci setelah pasangan The Babies menyudahi perlawanan sengit dari unggulan utama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Berlaga di Nimibutr Stadium pada Minggu (17/5), Leo/Daniel menyudahi pertandingan lewat kemenangan dua gim dengan skor akhir 21-12 dan 25-23.

Dominasi langsung diperagakan Leo/Daniel sejak awal gim pertama hingga membuat lawan kesulitan untuk mengembangkan performa terbaik mereka. Kendati demikian, tensi pertandingan meningkat drastis pada gim kedua saat pasangan India mulai memberikan perlawanan maksimal untuk memaksakan rubber game.

Baca Juga: Mendominasi Permainan Dewa United Banten FC Terpuruk di Kandang Persis Solo

"Puji Tuhan kami bersyukur bisa juara di sini. Ini juga berkat support dan dukungan teman-teman terdekat kami dan juga orang-orang terdekat kami. Pelatih, dokter, fisioterapis, semuanya yang sudah membantu kami dan mendoakan, terima kasih. Dan juga untuk Leo, saya terima kasih sudah mau jadi partner saya lagi dan bisa berjuang sama-sama," kata Daniel usai laga.

"Dibandingkan sebelumnya lawan mereka, kami lebih berani hari ini, lebih banyak menekan. Atmosfer di final juga berbeda jadi kami coba memanfaatkan itu dan bersyukur bisa maksimal," Daniel melanjutkan.

Selain aspek keberanian, koordinasi yang solid antarpemain di area permainan juga dinilai menjadi kunci sukses mereka dalam meredam agresivitas Rankireddy/Shetty. Daniel merasa kerja kerasnya selama ini terbayar lunas dengan gelar juara yang didapatkan.

Baca Juga: PSM Makassar Vs Persib, Igor Tolic: Pemain Siap Tempur Tidak Ada Waktu untuk Mengeluh

Pada kesempatan yang sama, Leo menyampaikan kesiapan mengantisipasi strategi lawan sejak awal pertandingan menjadi faktor krusial lainnya. Ia sudah memprediksi pasangan India tersebut bakal berusaha melakukan tekanan.

"Kami benar-benar menyiapkan fokus sebelum pertandingan tadi dan kami tidak boleh start duluan. Tadi di gim pertama cukup berhasil tapi di gim kedua poinnya jadi ketat karena mereka mulai bisa mengembangkan permainan. Kami lebih siap lagi," ucap Leo.

Ketegangan sempat memuncak ketika kedudukan berimbang di fase akhir gim kedua, namun ketenangan dalam mengeksekusi peluang menjadi penyelamat bagi wakil Indonesia. "Saat adu setting itu kami lebih berani ambil resiko dan jaga komunikasi sama Daniel karena kan dengan kondisi lapangan begini tidak ada rally-rally panjang jadi kami harus bisa maksimal di pukulan-pukulan awal."

Baca Juga: Perubahan Komposisi Pemain Bikin Persija Unggul, Witan Sulaeman: Kemenangan Ini untuk Jakmania

Leo juga menyatakan bahwa signifikansi dari kemenangan di Bangkok ini tidak hanya berdampak pada perolehan poin individu mereka di tabel peringkat dunia. "Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat."

Pencapaian luar biasa ini sekaligus memberikan sinyalemen positif bagi peta persaingan di sektor ganda putra pelatnas Cipayung. Leo/Daniel tidak hanya berhasil menumbangkan salah satu pasangan terbaik dunia saat ini, namun juga membuktikan kapasitas adaptasi taktis mereka yang semakin matang.

Halaman:

Tags

Terkini