Di awal gim kedua, Gregoria dan Akane saling jual beli serangan. Gregoria memberikan perlawanan lebih alot dibandingkan di awal gim pertama.
Baca Juga: Senam Ritmik, Olahraga Menyehatkan atau Merugikan Atletnya?
Gregoria akhirnya merebut gim kedua dengan 22-20. Gregoria berhasil memaksa partai perempat final All England 2024 ini berlanjut ke gim ketiga.
"Gim kedua saya bisa berusaha untuk mengambil keunggulan walau sempat tertinggal 18-20. Ini menjadi catatan saya agar seharusnya saya bisa langsung in di gim pertama, tertinggal begitu jauh dengan 11 poin beruntun hilang karena kebanyakan melakukan kesalahan sendiri memang sangat merugikan," ungkapnya.
Sayangnya kebangkitan di gim kedua tidak berlanjut pada gim ketiga. Ketika skor 16-17, Gregoria sempat mendapatkan perawatan ringan sejenak pada bagian pergelangan kaki kanannya.
Akane Yamaguchi berhasil memanfaatkan keadaan dengan memantik kemenangan 21-18. Di semifinal, ia akan menghadapi pemenang partai An Se-young vs Han Yue.
"Gim ketiga, saya sudah sempat unggul tapi Akane coba mengubah permainan dengan lebih bermain safe. Dia hanya menunggu saya menyerang lalu mencari celah untuk melakukan serangan balik dan itu membuat saya menjadi ragu-ragu. Ini yang harus saya pelajari dari pemain-pemain yang peringkatnya di atas saya, bagaimana cara mereka mengubah pola di poin-poin kritis," papar Gregoria.*