bulutangkis

Ganda Putri Lanny/Ribka Kandas di Tangan Ganda Unggulan Cina

Rabu, 10 April 2024 | 17:42 WIB
Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto di ajang BAC 2024. (X/@INABadminton)

SportlinkNews - Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto harus menelan pil pahit setelah ditumbangkan pasangan Cina Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Keduanya bertanding di ajang Badminton Asia Championship (BAC) yang digelar di Ningbo Olympic Sports Center, Cina, Rabu (10/4/2024).

Lanny dan Ribka terpaksa harus mengakui kehebatan pasangan Cina yang memang diunggulkan di BAC dengan skor 21-15 dan 21-14. Perjuangan keduanya harus kandas di babak 32 besar.

Baca Juga: BAC Cina Tantangan Atlet Bukutangkis Indonesia Menuju Olimpiade 2024 Paris

Secara permainan, ganda putri Indonesia mampu memberikan perlawanan terhadap ganda Cina ini, bahkan sempat unggul pada gim pertama.

Sayangnya, kedua pasangan Indonesia ini terlihat kurang konsisten dalam melakukan tekanan kepada Chen/Jia Yi Fan yang peringkat satu ganda putri dunia.

"Kami sebenarnya bermain sudah lumayan bisa mengimbangi. Tadi juga sempat unggul. Cuma kami kurang konsisten, terutama di poin-poin kritis," aku Lanny.

Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Asia 2024, Awal Tak Mudah bagi Ginting dan Kawan-kawan

Jam terbang yang tinggi tentu saja membuat duet Chen/Jia Yi Fan dapat dengan mudah memutarbalikan skor, sehingga ganda Cina ini menang di gim pertama.

Menurut Lanny, untuk melawan pasangan yang berada di atas itu harus bisa bermain lebih konsisten. "Kami harus lebih konsisten dalam ketahanan pukulan," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ribka. Menurutnya, lawan memang lebih baik. "Secara permainan sudah kami coba semua. Tetapi dari segi konsisten, lawan memang lebih baik," katanya.

Baca Juga: Ganda Putra Leo/Daniel Tumbang di Kejuaraan Asia

"Saat kami unggul, kami masih sering kehilangan fokus dan konsistensi. Sebaliknya lawan malah jadi banyak mendapat poin dari kesalahan kami sendiri," aku Ribka.

Ganda putri Indonesia ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pasangan Cina itu.

"Kalau ketemu lagi kami sudah tahu harus bermain bagaimana. Dan yang terpenting, kami harus bisa mencontoh fokus dan konsistensinya mereka di lapangan," kata Ribka.

Halaman:

Tags

Terkini