"Berbeda dengan penampilan kami kemarin yang lebih rapi, hari ini kami tidak bisa melawan tekanan itu," ujar Tiwi.
"Kami benar-benar kesulitan untuk keluar dari zona tekanan itu. Setelah ini kami akan melanjutkan pertandingan ke Malaysia Masters."
"Dengan waktu yang demikian pendek akan kami manfaatkan untuk mengembalikan kondisi. Semoga hasilnya nanti bisa lebih baik lagi," ujar Tiwi.
Ana/Tiwi jadi runner-up di ajang Thailand Open 2024. Meski belum meraih hasil terbaik, laga melawan wakil tuan rumah adalah final perdana Ana/Tiwi di Turnamen BWF World Tour Super 500.
Ganda putri Indonesia (kiri) runner up Thailand Open 2024 (X/@INABadminton)