Juara Daihatsu Indonesia Masters 2024 itu hanya mampu meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020 seusai menyerah dari rekan satu negaranya, Wang Yilyu/Huang Dongping.
“Setelah tampil di turnamen Kapal Api Indonesia Open 2024 kami akan fokus untuk menghadapi Olimpiade Paris 2024."
"Kami harus menjaga fokus dan komunikasi dengan saling cover di lapangan saat bertanding,” ungkap Huang.
Baca Juga: Rafael Struick di Belanda Tidak Dikenal, Tapi di Indonesia Merasa seperti Superstar
Pada partai final, Zheng/Huang akan ditantang rekan satu negara mereka yakni Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Jiang/Wei merupakan ganda campuran ranking lima dunia yang mengalahkan wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dengan skor 21-16, 21-18.
Pertemuan pasangan sesama Cina di partai puncak itu menjadi yang kedua setelah sebelumnya saling berhadapan di final Badminton Asia Championships 2023, di mana Zheng/Huang menyerah dari Jiang/Wei dengan skor 15-21, 16-21.
Baca Juga: Balap F1 Tiba di Kanada, Mampukah Max Verstappen Mengulangi Kemenangannya?
Kemenangan tersebut menjadi motivasi buat Jiang/Wei untuk bisa memberikan kejutan menghadapi seniornya di final turnamen BWF Super 1000.
“Kami mencoba bermain semaksimal mungkin untuk membuat kejutan meraih gelar juara di turnamen Kapal Api Indonesia Open 2024,” ungkap Jiang.
Partai puncak Kapal Api Indonesia Open 2024 diselenggarakan Minggu (9/6/2024) di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta mulai pukul 12.00 siang WIB.