SportlinkNews - Indonesia Open 2024 rupanya punya arti khusus bagi pebulu tangkis asal Belanda Selena Piek. Bukan lantaran dia kalah pada babak kedua dari pasangan Korea Kim Won Ho dan Jeong Na Eun.
Tapi, bagi pasangan Robin Tabeling ini, Indonesia Open tahun ini merupakan turnamen terakhir yang akan diikutinya sebelum memasuki pensiun.
Bagi Selena Piek, Indonesia Open adalah turnamen yang selalu berkesan di hatinya. Makanya, pada tahun ini Selena mengajak kedua orang tuanya untuk ikut menyaksikan turnamen BWF Super 1000 ini.
Baca Juga: Indonesia Open 2024: Partai Final Tanpa Wakil dari Indonesia
"Jika Anda benar-benar ingin melihat bulu tangkis, Anda harus datang ke sini," begitu pinta Selena saat mengajak orang tuanya.
Dia mengatakan kepada orang tuanya bahwa mereka harus melihat apa arti bulutangkis bagi Indonesia. Dan Selena Piek membawa mereka ke Indonesia.
Selena ingin orang tuanya Tjapko dan Monica merasakan kehebatan bulu tangkis di Istora.
Baca Juga: ASEAN Schools Games 2024: Kontingen Indonesia Raih 22 Emas Finis di Peringkat Kedua
“Ini adalah penonton terbaik di dunia. Orang tua saya ada di sini, jadi ini semakin istimewa,” kata Piek usai kekalahannya pada putaran kedua. “Saya sangat senang mereka ada di sini."
“Saya rasa tidak ada orang di dunia ini yang begitu menyukai bulu tangkis seperti di sini," ungkap Selena.
"Sepertinya Anda bisa merasakannya ketika pemainnya kalah – mereka hampir menangis dan itu adalah sesuatu yang jarang Anda lihat di olahraga kami."
Baca Juga: BJB Tandamata Runtuhkan Dominasi Popsivo Polwan di Proliga 2024 Putaran Kedua
"Dan tentu saja mereka memberi kita hadiah yang bagus. Ini gila, orang-orang datang ke hotel Anda dan membawakan barang-barang untuk Anda, makanan untuk Anda. Saya sangat menghargainya," ujar Selena.
Ayahnya Tjapko adalah seorang pemain sepak bola, namun bersikeras agar putrinya tidak mengikuti olahraga tersebut karena risiko cedera.