SportlinkNews - Pebulutangkis Indonesia hanya jadi penonton di negeri sendiri. Tak satu pun yang tampil di final turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2024.
Ini sebuah tamparan keras buat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Hasil mengecewakan ini pun tentu jadi alarm bagi PP PBSI untuk segera berbenah dan melakukan evaluasi karena waktu persiapan para atlet menuju multievent olahraga paling bergengsi tersebut semakin dekat.
“Indonesia Open ajang begitu besar dan bagian dari Olimpiade untuk merebut poin seeded. Sebelumnya sudah kita sampaikan di konpers kemarin,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Ricky Soebagdja.
Baca Juga: Indonesia Open 2024: Partai Final Tanpa Wakil dari Indonesia
Lebih lanjut legendaris bulu tangkis Indonesia itu memberikan beberapa catatan kepada atlet tuan rumah. Terutama kepada pebulutangkis yang akan tampil di ajang Olimpiade Paris 2024 mendatang.
Pemain yang akan berlaga pada Olimpiade Paris 2024 tercatat kurang apik seusai gagal menembus partai puncak.
Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie terhenti di 32 besar.
Ginting angkat koper seusai menyerah dari Kenta Nishimoto (Jepang) dengan skor 21-17, 11-21, 8-21. Sedangkan Jojo, sapaan akrab Jonatan, harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Leong Jun Hao 18-21, 21-13, 17-21.
Baca Juga: Jika Anda Benar-Benar Ingin Melihat Bulu Tangkis, Anda Harus Datang ke Sini
Pada sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga tersingkir di 32 besar seusai dikalahkan rekan satu negara, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor 14-21, 17-21.
Pemain lainnya yang kurang maksimal yakni ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti seusai terhenti langkahnya di babak kedua dari wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan 18-21, 19-21.
Adapun di sektor ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga tidak maksimal seusai tersingkir di babak awal dari wakil Chinese Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang dengan skor 16-21, 21-18, 17-21.
Baca Juga: Apakah Nike Meniru Jordan Jumpman 40 Tahun Lalu? Fotografer Ini Masih Berpikir Begitu
Praktis Gregoria Mariska Tunjung yang mampu melangkah jauh dengan melangkah ke perempatfinal sebelum akhirnya menyerah dari wakil China, Wang Zhi Yi dengan skor 8-21, 18-21.