bulutangkis

Shi Yu Qi Akhiri Krisis Motivasi dengan Gelar BWF World Tour Finals 2024

Senin, 16 Desember 2024 | 17:00 WIB
Shi Yu Qi akhirnya menyudahi krisis motivasi setelah berhasil meraih gelar BWF World Tour Finals 2024. (X.COM/BADMINTONMEDIA1)

Penyebabnya adalah insiden kontroversial saat Antonsen memprotes hakim servis yang batuk ketika ia gagal melakukan netting melawan Li Shi Feng di fase grup.

Baca Juga: Ranking FIFA Vietnam Terus Meroket, Timnas Indonesia Turun Lagi

Kemenangan Shi seolah menjadi pelipur lara atas kejadian tersebut, terutama bagi para pendukung bulu tangkis China yang merasa dirugikan.

Alasan terakhir adalah momen ini menjadi kebangkitan Shi setelah sempat mengalami demotivasi.

Pasca kegagalannya meraih medali di Olimpiade Paris 2024, meskipun berstatus unggulan pertama, Shi mengalami penurunan performa dan kehilangan arah dalam kariernya.

Baca Juga: Jawaban Menohok Pelatih Vietnam Soal Keluhan Shin Tae-yong Usai Skuad Garuda Muda Kalah

Dalam wawancara yang dikutip dari Aiyuke, Shi mengaku bahwa beberapa bulan terakhir ia merasa kehilangan gairah bermain.

“Sebenarnya, beberapa bulan terakhir ini, jiwa saya seperti sudah tidak ada di lapangan. Saya tidak punya tujuan yang jelas dan belum juga menemukannya," ujarnya.

Namun, keberhasilannya di BWF World Tour Finals memberi energi baru untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Baca Juga: Catatan Sepak Bola Piala ASEAN 2024: Ada Apa dengan STY, Kok....?

Dukungan dari penggemar dan rekan setim menjadi penyemangat bagi Shi untuk melanjutkan kariernya dengan semangat yang lebih besar.

Menatap tahun 2025, Shi bertekad untuk meningkatkan performanya dengan pendekatan yang lebih terukur.

“Saya ingin mengatur porsi latihan dan jumlah turnamen dengan lebih baik agar bisa tampil maksimal di lapangan," ujarnya.

Selain itu, ia berharap bisa memberikan lebih banyak momen indah bagi para penggemarnya di masa mendatang.

Gelar BWF World Tour Finals 2024 tak hanya menjadi kemenangan pribadi bagi Shi Yu Qi, tetapi juga simbol kebangkitan bulu tangkis China di sektor tunggal putra.***

Halaman:

Tags

Terkini