Sebaliknya, pasangan independen Rehan Naufal/Gloria Emanuelle Widjaja yang baru bermain sekali di Thailand Masters 2025, lolos ke babak utama German Open, Orleans Masters, dan All England.
Mereka masih menggunakan notional ranking, yakni kombinasi poin tertinggi dari ranking sebelumnya dengan pasangan berbeda.
Ironisnya, jika tidak ada perubahan dalam daftar peserta, Rehan/Gloria berpotensi menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia di All England Open 2025, mengingat PBSI hanya mendaftarkan Dejan/Fadia dan Rinov/Lisa.
Saat ini, pasangan ganda campuran Indonesia dengan peringkat tertinggi di dunia adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang berada di ranking 43 dunia.
Baca Juga: Pasukan Macan Putih Bikin Heboh Pelajar SMA Kediri dan Sekitarnya
Jafar/Felisha, yang merupakan hasil racikan Herry Iman Pierngadi pada pertengahan 2024, tampil impresif di Thailand Masters 2025 dengan mencapai semifinal, sebelum akhirnya dikalahkan Dejan/Fadia. Berkat pencapaian tersebut, mereka naik 14 peringkat di ranking dunia.
Mereka dijadwalkan tampil di German Open dan Orleans Masters, bersama pasangan Indonesia lainnya seperti Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (rank 56), Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (rank 59), dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata (rank 68).
Sementara itu, Dejan/Fadia masih memiliki kesempatan menambah poin di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025 yang akan berlangsung pada 11-16 Februari 2025.