bulutangkis

Taklukan Taiwan, Indonesia ke Semifinal Badminton Asia Mixed Team Championship 2025 dan Lolos ke Piala Sudirman 2025

Jumat, 14 Februari 2025 | 21:12 WIB
Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti melakukan selebrasi usai petik poin pertama Indonesia atas Taiwan di perempatfinal Badminton Asia Mixed Team Championship 2025.

SportlinkNews - Kemenangan atas Taiwan 3-0 memastikan langkah Indonesia ke semifinal Badminton Asia Mixed Team Championship 2025.

Dengan lolos ke 4 Besar, Indonesia secara otomatis mendapatkan tiket tampil di Piala Sudirman 2025, 27 April-4 Mei mendatang, di Xiamen, Cina.

Bertanding di Qingdao Conson Sports Centre, Cina, Jumat, 14 Februari 2025, tiga poin kemenangan skuat Merah Putih datang dari ganda campuran, tunggal putra, dan tunggal putri.

Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses mengatasi tekanan, dan mempersembahkan poin pertama untuk Indonesia. 

Baca Juga: Hansi Flick Mulai Berbeda Pendapat dengan Petinggi Barcelona, Ruang Ganti Memanas?

Mereka menundukkan ganda peringkat 7 dunia, Yang Po-Hsuan-Hu Ling Fang dengan skor ketat tiga gim 16-21, 21-16, 21-19 dalam 58 menit.

"Kami sudah menyiapkan sebenarnya di gim pertama, belajar dari pengalaman sebelumnya, di mana selalu kalah start di awal. Tapi ternyata, masih ada yang harus dikomunikasikan lagi dengan Fadia untuk cari cara mengatasinya," ujar Dejan.

Baru di gim kedua, menurutnya, dia dan Fadia mulai bisa membawa pola permainan lawan. Mereka pun bermain lebih sabar dan tenang untuk meredam agresifitas lawan.

Baca Juga: Inter Miami Dinilai Terlalu Bergantung pada Messi, Tak Bisa Bermain Tanpanya

Alwi Farhan yang turun di partai kedua juga tampil apik. Dia kembali memberikan kejuran dengan menumbangkan pemain dengan rangking lebih tinggi.

Kali ini korbannya adalah pemain Taiwan peringkat 24 dunia Lee Chia Hao. Alwi selesaikan perjuangan lawannya dengan skor akhir 21-16, 21-23, 21-11.

Dia kembali mengaku terbantu dengan satu poin awal dari ganda campuran. Karena hal itu, ujarnya, memberikan tambahan energi dan kepercayaan diri untuk dirinya sendiri.

Baca Juga: Antony Bersinar di Real Betis, Manchester United Dituding Sebagai Klub Toksik

"Saya sudah belajar dari sebelumnya. Pertemuan sebelumnya kan walaupun kalah, tapi mepet juga skornya. Jadi, saya pikir peluang kita sama. Jadi berusaha fokus untuk menyumbang poin untuk Indonesia saja," ucap Alwi.

Pada partai penentuan, Putri Kusuma Wardani menjadi penentu kemenangan Merah Putih. Putri hanya butuh waktu 37 menit saja untuk bisa menaklukan Sung Shou Yun 21-8, 21-15.

"Senang bisa menjadi penentu tim Indonesia ke semifinal, ini pertama kali saya menjadi penentu dan menang," imbuh Putri.

Di fase gugur ini, setelah salah satu menyentuh poin tiga, maka dua pertandingan selanjutnya di ganda putra dan ganda putri tidak lagi akan dimainkan.

Tags

Terkini