SportlinkNews - Sukses menembus final pertamanya, Indonesia kembali akan mencoba meraih gelar pertamanya di ajang Badminton Asia Mixed Team Championship 2025. Di partai puncak, Indonesia akan bertemu dengan Cina.
Cina adalah juara bertahan, dan mereka melangkah ke babak final setelah menang dengan skor tipis 3-2 atas Jepang.
Di atas kertas, keduanya belum pernah bertemu sebelumnya sejak kejuaraan ini digelar pada 2017 lalu.
Baca Juga: Marc Klok: Persija vs Persib Bukan Sekedar Adu Gengsi, Tapi Contoh untuk Generasi Muda
Dari empat kali penyelenggaraan Badminton Asia Mixed Championship ini, Cina sudah dua kali meraih podium tertinggi.
Sementara Indonesia, sejauh ini pencapaian terbaiknya adalah kali ini, mencapai babak final.
Sebelumnya di 2019 pada perhelatan di Hong Kong, Indonesia hanya mampu mendapatkan medali perunggu.
Pada pertemuan kali ini, Indonesia melakukan sedikit perubahan komposisi pemain.
Baca Juga: Tanpa Tekanan, Persib Siap Taklukkan Persija di Kandangnya
Dejan Ferdinansyah yang biasanya berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti kali ini digantikan oleh Rinov Rivaldy.
Pergantian Dejan ini, menurut sang pelatih, Rionny Mainaky dikarenakan adanya cedera di lutut kanan. Hal tersebut dinilai cukup mengganggu pergerakan Dejan.
"Setelah berdiskusi, akhirnya diputuskan di final saya menurunkan Rinov berpasangan dengan Fadia. Fadia sudah bermain beberapa kali, jadi sudah tahu situasi dan kondisi lapangan," ucapnya.
Baca Juga: Twin Guns Red Sparks Megawati dan Bukilic Tak Terbendung
"Keduanya, baik Rinov maupun Fadia pun saat ditanya juga mengaku sudah siap untuk dimainkan," tegas Rionny lagi.
Pertandingan final akan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB, Minggu, 16 Februari 2025 di Qingdao Conson Sports Centre, Cina.
Pada final nanti, Rinov/Fadia nantinya akan bertemu dengan pasangan Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying. Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya.
Kemudian di tunggal putra, Alwi Farhan kembali akan dimainkan. Dia akan melawan Hu Zhe An
Baca Juga: Pemain Manchester United Tenteng Koper Naik Bus Menuju Pertandingan Melawan Tottenham
Laga kedua tunggal putra ini salah satu yang dinantikan, karena mempertemukan peraih emas World Junior Championship 2023 dan 2024.
Di beberapa turnamen penting, di masa junior, keduanya sudah pernah saling bertemu.
Alwi sejauh ini lebih unggul 3-1 lewat kemenangan di Asia Junior Championship 2023 (beregu), World Junior Championship 2023 (beregu), dan World Junior Championship 2023 (individu).
"Hu Zhe An adalah pemain yang menakjubkan, sangat kuat dan sangat menyerang. Tapi saya harap, kami pun bisa menunjukkan permainan terbaik," tambahnya dikutip dari Weibo.
Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani kembali dipasang. Dia akan menghadapi Xu Wen Jing, andalan baru Cina.
Susunan pemain laga final Indonesia vs Cina: