SportlinkNews - Perebutan posisi kedua Liga Voli Korea musim ini menghadirkan dinamika yang tak biasa.
Alih-alih berjuang mati-matian untuk mengamankan tempat kedua, Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan Suwon Hyundai E&C Hillstate justru lebih fokus pada persiapan menghadapi babak playoff.
Pendekatan ini membuat persaingan antara kedua tim menjadi lebih menarik, meskipun dalam bentuk yang berbeda dari biasanya.
Baca Juga: Barcelona Pulangkan Vitor Roque ke Brasil, Kariernya di Eropa Meredup?
Saat ini, Incheon Heungkuk Life Pink Spiders telah memastikan diri sebagai pemuncak klasemen dengan 26 kemenangan dan 76 poin.
Mereka otomatis lolos ke seri kejuaraan.
Sementara itu, Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass yang berada di posisi keempat dengan 13 kemenangan dan 38 poin tertinggal cukup jauh, sehingga peluang mereka untuk masuk ke babak wildcard playoff telah sirna.
Baca Juga: Manchester City Umumkan Kedatangan Titisan Messi Seharga Rp 260 Miliar
Satu-satunya pertarungan yang tersisa adalah perebutan posisi kedua antara Red Sparks (21 kemenangan, 58 poin) dan Hillstate (18 kemenangan, 57 poin).
Dalam format kompetisi ini, tim yang finis di posisi ketiga tetap bisa masuk playoff tanpa terkuras staminanya, sementara tim peringkat kedua mendapatkan keuntungan laga kandang.
Secara statistik, tim yang finis di posisi kedua memiliki peluang 70,3 persen untuk mencapai final playoff.
Baca Juga: Hijab Olahraga Menjadi Kebutuhan, Salah Satu Produk Mode Terpopuler di Dunia
Namun, baik Red Sparks maupun Hillstate tampaknya tidak terlalu memprioritaskan posisi kedua.
Mereka memilih untuk menghemat energi demi tampil maksimal di babak playoff dibandingkan memaksakan diri mengejar keunggulan sebagai tuan rumah.
Artikel Terkait
Adidas Luncurkan Mystic Victory Pack dengan Desain Berani dan Futuristik
PUMA Rilis Koleksi 'Forever' Pack, Hadir dengan Desain Berani dan Futuristik
Sumut United FC Juara PNM Liga Nusantara 2024/2025 Redam Tornado FC
All England 2025: Tunggal Putri Indonesia Diharapkan Mengikuti Jejak Juara
Pendukung Ultras Milan Ngamuk Menyerang Skuad dan Pemilik Klub