Kondisi itu diperparah dengan banyaknya pemain Red Sparks yang juga dibekap cedera, termasuk Yeum Hye-seon (setter), Noh Ran (libero), Bukilic dan Park Eun-jin (middle blocker), serta Megawati yang mengalami masalah pada lutut.
Baca Juga: Tudor Jelaskan Perubahan Taktik Juventus dan Mengagumi Mentalitas saat Melawan Roma
Di tengah badai cedera tersebut, Jung justru muncul sebagai pilar utama pertahanan.
Dalam laga keempat final, pemain berusia 23 tahun itu mencatat 12 poin dengan akurasi serangan 55,6 persen dan tiga blok.
Ia bahkan membuka poin pada set kelima dengan memblok serangan dari Kim Yeon-koung.
Baca Juga: Ilmu di Balik Latihan Petinju: Mengungkap Kekuatan di Dalam Dirinya
“Ini momen langka bisa menghadang serangan Yeon-koung di final."
"Saya hanya ingin menjaga area tengah dan menyerahkan sisi samping pada Mega dan Bukilic,” ujar Jung, dikutip dari Segye.
Jung juga mengungkapkan rasa harunya melihat rekan-rekannya bermain dalam kondisi cedera.
Baca Juga: Kemenangan Ajaib Red Sparks, Sutradara Ko Hee-jin: Ayo Kita Pergi ke Incheon Bersama!
“Setiap kali melihat mereka memegangi lutut, hati saya hancur. Tapi justru itu yang membuat saya merasa lebih bertanggung jawab,” ujarnya.
Meski sering mendapat teguran dari pelatih Ko Hee-jin, Jung tetap bersyukur.
“Dia mantan middle blocker, mungkin itu sebabnya dia ingin saya belajar lebih banyak,” katanya.
Final Liga Voli Korea kini akan ditentukan dalam laga kelima yang digelar pada Selasa (8/4/2025).
Red Sparks memburu gelar pertama mereka dalam 13 tahun terakhir.
Artikel Terkait
Kunjungi Real Madrid, Youbel Sondakh Pelajari Program Pengembangan Pebasket Muda
Kalah dari Taoyuan Pilots, Pelita Jaya Gagal Lanjutkan Tren Positif di BCL Asia East 2025
Lecce 1-1 Venezia: Jay Idzes Bikin Tuan Rumah Kerepotan Sebelum Diselamatkan Baschirotto
Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan NS Matrix, demi Amankan Puncak Grup A BCL Asia-East 2025
Liverpool Gagal Menjauh dari Arsenal usai Tergelincir dari Fulham 2-3