"Saya secara pribadi kecewa karena tidak bisa bermain," kata Kim.
Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Bangkit Usai Kekalahan dari Australia, Fokus Hadapi Bahrain dan Cina
"Namun, pelatih Abbondanza dan tim medis menilai saya butuh istirahat agar bisa tampil maksimal di laga kejuaraan."
Lebih lanjut, Kim juga mengungkapkan bahwa kondisi lututnya saat ini tidak dalam kondisi terbaik.
Meski tidak tampil di laga terakhir, ia tetap menjalani latihan sebagai persiapan menghadapi partai final yang akan digelar pada 31 Maret 2025.
Baca Juga: Akmal Marhali: Patrick Kluivert Perlu Waktu, Evaluasi Timnas Jadi Kunci
Pink Spiders kini tengah menunggu hasil duel antara Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk menentukan lawan mereka di final.
Kim tidak memiliki preferensi khusus terkait siapa yang akan menjadi lawan timnya, tetapi berharap laga playoff berlangsung hingga tiga pertandingan penuh.
Jika duel Red Sparks melawan Hyundai berlangsung tiga laga, maka tim yang lolos ke final akan menghadapi Pink Spiders hanya dengan jeda satu hari.
Baca Juga: Kinerja Rans Simba Bogor Semakin Yahud, Tumbangkan Empat Tim Kuat IBL 2025
Kondisi ini diharapkan bisa memberikan keuntungan bagi Pink Spiders yang memiliki waktu istirahat lebih panjang.
"Saya pikir penting untuk segera memulihkan kondisi karena sudah menjalani banyak pertandingan di musim reguler," kata Kim.
"Saya tidak tahu siapa yang akan menjadi lawan kami di final, tetapi saya berharap mereka tidak mudah dilalui."
Baca Juga: Indonesia Kandas dari Australia 1-5, Shin Tae-yong: Ini Hanya Masalah Waktu