Namun, menurut hasil analisis internal Kemenpora, angka tersebut dinilai terlalu tinggi.
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, Indonesia diperkirakan dapat meraih sekitar 82 hingga 90 medali emas di SEA Games 2025.
Baca Juga: Perjuangan Liverpool Mempertahankan Gelar Juara Habiskan Rp 8,4 Triliun Tidak Mengejutkan
Target tersebut dianggap realistis dan cukup untuk menjaga posisi Indonesia di tiga besar klasemen akhir perolehan medali, sebagaimana yang berhasil dicapai pada SEA Games 2023.
Erick menegaskan bahwa perbedaan pandangan antara federasi dan Kemenpora merupakan hal wajar, namun yang terpenting adalah kejujuran dalam menyampaikan kondisi sebenarnya.
“Tentu ada perbedaan pandangan antara Kemenpora dan cabor. Kalau dari kami, targetnya di angka 82 medali emas,” katanya.
Baca Juga: Chris Eubank Jr Tidak Lagi Mesra dengan Eubank Sr
Ia menambahkan, transparansi menjadi kunci dalam upaya membangun kepercayaan publik terhadap olahraga nasional.
Erick tidak ingin masyarakat diberikan harapan palsu melalui target yang terlalu tinggi namun tidak realistis.
“Tidak boleh ada dusta di antara kita. Lebih baik kita jujur dan terbuka kepada masyarakat daripada memberikan harapan yang terlalu tinggi,” tegasnya.
Baca Juga: Dua Lipa Menjadi Hipster Sepak Bola Mendukung Boca Juniors dan River Plate
Menpora berusia 55 tahun itu juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan prestasi dan melakukan pemetaan potensi medali secara tepat.
Ia mengingatkan bahwa capaian di SEA Games sebelumnya menunjukkan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama di Asia Tenggara masih stabil, tetapi perlu langkah rasional dalam menentukan sasaran.
Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa Kemenpora dalam waktu dekat akan menetapkan target resmi medali SEA Games 2025.